19-12-2010, 01:02 AM
ndondozz link=topic=2855.msg31255#msg31255 date=1292503868 Wrote:jangan gitu dong mas meeei, ^:)^ ^:)^ ^:)^ ^:)^
mas mei seorang guru atau apa, kalau guru tolong ya mas generasi penerus dibantu untuk lebih mentab dalam menapakkan kaki
malah jadi ceramah :)) :)) :)) :)) :)) :))
majulah indonesiaku
97-98 Ngajar SD/MI
2000-2001 ngajar SD/MI (lagi)
2001-2002 ngajar SMP I
2003-2004 ngajar SMK
2004-2007 di jakarta (kerja d IT/ISP/layanan Hosting)
juni 2009 - januari 2010 ngajar OR...di smk
sayang ya.....pendidikan di indonesia KURANG TERARAH... banyak S.Pd. tapi hanya menghindari kata2 "NGANGGUR"..S.Pd. bukan sebagai gelar pembelajaran untuk memajukan pendidikan....dan pendidikan di indonesia bukan untuk "membentuk pribadi, Sikap, mental yang positif, yang selalu terus maju ke depan" tapi pendidikan di indonesia adalah mengajarkan menghitung dan membaca.... :xx :xx :xx :xx :xx ya itulah.....
lebih parah lagi, kepala sekolah, waka kurikulum, wak kesiswaan yang TIDAK KONSUKWEN dengan "GELAR" dan "JABATAN" tapi hanya untuk mengejar MONEY tanpa peduli BATAS dan TUGAS...
kok jadi curhat ya..... kekecewaanku selama bertahun2 ngajar.... jadi jangan bilang "orang yang jadi GURU adalah orang yang tidak pernah KORUPSI'..ini ungkapan dan perkataan yang SALAH BESAR.... =)) =)) =))
udah bergelar S.Pd*, M.A* dari STA** kok masih MAKAN UANG ANAK YATIM.....
inilah yang "MENGGELAPKAN AGAMA" dan "KEHIDUPAN DUNIA"
aku lebih menghormati seorang WTS (yang bekerja demi menghidupi keluarga karena ga bisa kerja yang lain) dari pada seorang pemuka agama yang udah KAYA, bergelar S.Pd* dan M.A*..tapi masih "MAKAN UANG ANAK YATIM" dan "MENGKORUPSI" bantuan PENDIDIKAN.....bikin dunia makin gelap....
