24-12-2010, 02:10 AM
Kalau beban 4 Ohm dengan BTL kayanya harus tambah Sanken, karena BTL dgn 2 pasang Sanken /modul untuk beban 8 Ohm. Sebaiknya tambah Sanken masing2 2 pasang untuk BTL 4 Ohm. Trafo 10A menurut teori, tapi faktanya sinyal suara tidak konstan, malah lebih banyak celah kosongnya, jadi dgn 5A sudah bisa bagus. Kecuali untuk penguat subwoofer lebih bagus 10A murni agar nada bassnya benar2 bulat utuh tanpa distorsi atau anjlok sinyalnya saat beban penuh.
Saya amati ampli pro buatan pabrik terkenal didunia trafo psanya tidak terlalu berat. Hanya power2 yg dirancang untuk subwoofer yg terasa berat sekali. Jadi tidak semua power ampli pabrik cocok untuk subwoofer, krn trafonya dihemat.
Saya berikan ralat:
Maaf mas Cayus, saya telah melupakan sesuatu. Dlm hubungan BTL otomatis tegangan output naik 2x lipat, dengan sendirinya arus bebanpun meningkat bila impedansi beban yg terhubung tetap.
Dengan tegangan trafo 40VCT didapat catu DC 56VCT output rmsnya 300Watt dgn impedansi 4 Ohm, dan arus nominalnya 8,75A tegangan output 34,64Vrms.
Dgn BTL, output akan menjadi 720W, arus nominal 13,5A dan tegangan output 53,68Vrms. Menggunakan 2psg Sanken 2SC3858+2SA1494 sebenarnya sudah cukup aman, tapi kalau ingin suhu transistor tidak terlalu panas dan menjaga kemungkinan bila terjadi insiden yg tak terduga bisa ditambah sankennya.
Listrik akan selalu mengikuti rumus EIRP. Perubahan nilai pada salah satu unsur akan mempengaruhi unsur yg lain dan pasti ikut berubah. Jadi mohon maaf atas kesalahan sebelumnya, mungkin saya sudah ngatuk semalam, akibatnya jadi telmi.
Masalah BTL pada Safari, Blazer atau merk lainnya sama saja, terikat hukum yg sama, sesuai pasal antah berantah KUHP. Jadi anggaplah Safari hanya sebagai perumpamaan saja untuk mewakili Blazer.
Saya amati ampli pro buatan pabrik terkenal didunia trafo psanya tidak terlalu berat. Hanya power2 yg dirancang untuk subwoofer yg terasa berat sekali. Jadi tidak semua power ampli pabrik cocok untuk subwoofer, krn trafonya dihemat.
Saya berikan ralat:
Maaf mas Cayus, saya telah melupakan sesuatu. Dlm hubungan BTL otomatis tegangan output naik 2x lipat, dengan sendirinya arus bebanpun meningkat bila impedansi beban yg terhubung tetap.
Dengan tegangan trafo 40VCT didapat catu DC 56VCT output rmsnya 300Watt dgn impedansi 4 Ohm, dan arus nominalnya 8,75A tegangan output 34,64Vrms.
Dgn BTL, output akan menjadi 720W, arus nominal 13,5A dan tegangan output 53,68Vrms. Menggunakan 2psg Sanken 2SC3858+2SA1494 sebenarnya sudah cukup aman, tapi kalau ingin suhu transistor tidak terlalu panas dan menjaga kemungkinan bila terjadi insiden yg tak terduga bisa ditambah sankennya.
Listrik akan selalu mengikuti rumus EIRP. Perubahan nilai pada salah satu unsur akan mempengaruhi unsur yg lain dan pasti ikut berubah. Jadi mohon maaf atas kesalahan sebelumnya, mungkin saya sudah ngatuk semalam, akibatnya jadi telmi.
Masalah BTL pada Safari, Blazer atau merk lainnya sama saja, terikat hukum yg sama, sesuai pasal antah berantah KUHP. Jadi anggaplah Safari hanya sebagai perumpamaan saja untuk mewakili Blazer.
