20-09-2010, 01:35 AM
Setiap PA mempunyai impedansi riil Zreal pada penguat outputnya. Impedansi riil adalah lawan impedansi beban Zload, nilai impedansi riil sesuai potensial jepit penguat output pada amplifikasi maksimum.
Contoh:
Jika
Zload (imp. speaker) = 4
VCC (Suplai sirkit bersama) = 63.24 V DC
Maka
Vload (max. sinyal magnitude) = 63.24 / 1.4142135623731 =~ 45 V RMS
VZreal (tegangan sinyal susut riil penguat akhir) =~ 63.24 - 45 =~ 18.24
Zreal (impedansi riil penguat akhir) = (18.24 x 4) / 45 =~ 1.6 ohm
Nah, pada impedansi Zreal ini sebenarnya Power Amp masih bisa bertahan menangani impedansi output, tetapi hal ini tidak dianjurkan secara teknis karena ini beresiko destruktif jika temperatur transistor naik terlalu tinggi tanpa cooling-proper.
Contoh:
Jika
Zload (imp. speaker) = 4
VCC (Suplai sirkit bersama) = 63.24 V DC
Maka
Vload (max. sinyal magnitude) = 63.24 / 1.4142135623731 =~ 45 V RMS
VZreal (tegangan sinyal susut riil penguat akhir) =~ 63.24 - 45 =~ 18.24
Zreal (impedansi riil penguat akhir) = (18.24 x 4) / 45 =~ 1.6 ohm
Nah, pada impedansi Zreal ini sebenarnya Power Amp masih bisa bertahan menangani impedansi output, tetapi hal ini tidak dianjurkan secara teknis karena ini beresiko destruktif jika temperatur transistor naik terlalu tinggi tanpa cooling-proper.
