16-01-2011, 10:28 PM
bagaimana kalau koefisien berat kawat dijadikan rujukan untuk menggulung trafo, :-??
sempat tanya tukang servis gulung rotor dan stator teryata tidak dihitung jumlah lilitannya cukup ditimbang kemudian dibelikan yang sama, karena satuan pembelian kawat itu dalam berat katanya, berkaca dari itu kalau kita terapkan dalam wekel trafo ini bisa diterima secara nalar tidak ya ?
misal : dari bangkai trafo toroid 20a ct 55v didapat angka kawat primer 3 mm berat 0,25 Kg kawat skunder 6mm berat 2kg
dari persamaan itu kalau kita ingin punya trafo 200A angka diameter dan berat kawat tersebut dikalikan 10 atau sesuai keinginan kita
nb: angka2 cuma permisalan
sempat tanya tukang servis gulung rotor dan stator teryata tidak dihitung jumlah lilitannya cukup ditimbang kemudian dibelikan yang sama, karena satuan pembelian kawat itu dalam berat katanya, berkaca dari itu kalau kita terapkan dalam wekel trafo ini bisa diterima secara nalar tidak ya ?
misal : dari bangkai trafo toroid 20a ct 55v didapat angka kawat primer 3 mm berat 0,25 Kg kawat skunder 6mm berat 2kg
dari persamaan itu kalau kita ingin punya trafo 200A angka diameter dan berat kawat tersebut dikalikan 10 atau sesuai keinginan kita
nb: angka2 cuma permisalan
kurang dan lebih mohon maklum adanya
