17-01-2011, 02:53 AM
1. master mixer itu sanggup sampai berapa channel ? biar suaranya tetap stabil (keras) gak kayak mixer di pasaran kalau di pasang chanel banyak suara jadi lemah.
Saya coba dengan output maksmumnya lebih dari cukup sekitar 2Vrms, level standar yg tertinggi utk ss pro cuma 1,4Vrms. Kemudian saya simulasikan dgn resistor 33K sebanyak 12 buah (=12kanal) dihubung ke ground, penurunan pada level output relatip kecil. Kesimpulannya digunakan untuk 12 kanal masih bagus.
Pertanyaan ke2 dan ke3 saya tidak bisa jawab bagusan mana, krn pemasangan parametrik setelah master kurang umum untuk penggunaan karaoke, tapi untuk discotique sangat membantu untuk mendapatkan karakter suara sub yg menonjok dada, suara mid ditahan agar pengunjung tetap bisa ngobrol ditengah hiruk-pikuk musik yg keras. Parametrik akan sangat bagus untuk mempercantik suara musik atau karakter vocal yg pas2an. Jadi digunakan sebagai tone control setelah mic pre-amp. Itu yang banyak digunakan pada mixer2 mahal. Dari pengalaman saya ngamen pake mixer yg menggunakan paramertik sebagai tone control menjadikan orang yg suaranya pas2an jadi ketagihan nyanyi, krn selalu mendapat tepuk tangan meriah. Efek PEQ jauh lebih bagus daripada menggunakan echo.
Sedangkan penggunaan GEQ sebelum mixer untuk CDP/VCD/Tape Deck sangat membantu untuk mendapatkan karakter musik yg lebih pas. Untuk memperbaiki suara yg kurang bagus saat proses mixing diperusahaan rekaman. Kita sering mendengar hasil rekaman lagu daerah tidak sebaik rekaman lagu nasional atau lagu Barat, GEQ bisa membantu memperbaikinya.
Mas Yassud, IC PT2399 itu saat ini memang banyak digunakan untuk effect sebagai pengganti MN300X atau MN320X yg mahal, Ramsa juga pernah menggunakan MN series. IC PT2399 dengan bantuan 4558D bila tak ada kerusakan dipastikan output DCnya akan berada di 0V, jadi aman untuk mixer BU. Kalau kita hubungkan ke input mic meskipun terjadi kebocoran DC pada effect, mixernya tidak akan apa2, krn input mic dirancang untuk mampu menahan tegangan phantom 48VDC. Semua OP-Amp yg digunakan pada mixer BU juga tahan terhadap tegangan input DC +/- 15VDC.
Yang penting saat memasukkan Jack ke Mixer usahakan Gain dlm keadaan minimal, kalau ada mute switch sebaiknya difungsikan, agar bila ada tegangan dc yg bocor tdk membuat suara ledakan dispeaker. Aturan menutup gain dan fader atau mengaktipkan Mute switch berlaku untuk segala jack, krn kebanyakan kerusakan ss disebabkan kelalaian prosedur tsb.
Saya coba dengan output maksmumnya lebih dari cukup sekitar 2Vrms, level standar yg tertinggi utk ss pro cuma 1,4Vrms. Kemudian saya simulasikan dgn resistor 33K sebanyak 12 buah (=12kanal) dihubung ke ground, penurunan pada level output relatip kecil. Kesimpulannya digunakan untuk 12 kanal masih bagus.
Pertanyaan ke2 dan ke3 saya tidak bisa jawab bagusan mana, krn pemasangan parametrik setelah master kurang umum untuk penggunaan karaoke, tapi untuk discotique sangat membantu untuk mendapatkan karakter suara sub yg menonjok dada, suara mid ditahan agar pengunjung tetap bisa ngobrol ditengah hiruk-pikuk musik yg keras. Parametrik akan sangat bagus untuk mempercantik suara musik atau karakter vocal yg pas2an. Jadi digunakan sebagai tone control setelah mic pre-amp. Itu yang banyak digunakan pada mixer2 mahal. Dari pengalaman saya ngamen pake mixer yg menggunakan paramertik sebagai tone control menjadikan orang yg suaranya pas2an jadi ketagihan nyanyi, krn selalu mendapat tepuk tangan meriah. Efek PEQ jauh lebih bagus daripada menggunakan echo.
Sedangkan penggunaan GEQ sebelum mixer untuk CDP/VCD/Tape Deck sangat membantu untuk mendapatkan karakter musik yg lebih pas. Untuk memperbaiki suara yg kurang bagus saat proses mixing diperusahaan rekaman. Kita sering mendengar hasil rekaman lagu daerah tidak sebaik rekaman lagu nasional atau lagu Barat, GEQ bisa membantu memperbaikinya.
Mas Yassud, IC PT2399 itu saat ini memang banyak digunakan untuk effect sebagai pengganti MN300X atau MN320X yg mahal, Ramsa juga pernah menggunakan MN series. IC PT2399 dengan bantuan 4558D bila tak ada kerusakan dipastikan output DCnya akan berada di 0V, jadi aman untuk mixer BU. Kalau kita hubungkan ke input mic meskipun terjadi kebocoran DC pada effect, mixernya tidak akan apa2, krn input mic dirancang untuk mampu menahan tegangan phantom 48VDC. Semua OP-Amp yg digunakan pada mixer BU juga tahan terhadap tegangan input DC +/- 15VDC.
Yang penting saat memasukkan Jack ke Mixer usahakan Gain dlm keadaan minimal, kalau ada mute switch sebaiknya difungsikan, agar bila ada tegangan dc yg bocor tdk membuat suara ledakan dispeaker. Aturan menutup gain dan fader atau mengaktipkan Mute switch berlaku untuk segala jack, krn kebanyakan kerusakan ss disebabkan kelalaian prosedur tsb.
