21-09-2010, 04:33 PM
Semua yg anda sebutkan bagus......
masalahnya, mastering dan loudness itu saudara sepupu dekat, tetapi harus dibesarkan bersama dari awal, bukan sekedar dimastering langsung bisa loudness.... menurut saya loudness sebuah lagu sudah didesain mulai dari aransemen, take, mixing... lalu dirapihkan di mastering.
banyak para "SE" dan musisi band berfikir bahwa "nanti di mastering bisa diloud-kan, dgn VST atau out-gear... terserah saja aransemennya seperti apa"..... alhasil, yg diperoleh adalah 'clip' tapi musiknya nggak loud ;-)
Coba anda bayangkan "loudeness yg dihasilkan lagu ballad dan heavy metal...sama2 levelnya kalau dilihat dilevel meter...tapi beda di pendengaran ... itu yg sy maksud dgn loudness itu sudah didesain dari awal .. tidak muncul tiba2....
masalahnya, mastering dan loudness itu saudara sepupu dekat, tetapi harus dibesarkan bersama dari awal, bukan sekedar dimastering langsung bisa loudness.... menurut saya loudness sebuah lagu sudah didesain mulai dari aransemen, take, mixing... lalu dirapihkan di mastering.
banyak para "SE" dan musisi band berfikir bahwa "nanti di mastering bisa diloud-kan, dgn VST atau out-gear... terserah saja aransemennya seperti apa"..... alhasil, yg diperoleh adalah 'clip' tapi musiknya nggak loud ;-)
Coba anda bayangkan "loudeness yg dihasilkan lagu ballad dan heavy metal...sama2 levelnya kalau dilihat dilevel meter...tapi beda di pendengaran ... itu yg sy maksud dgn loudness itu sudah didesain dari awal .. tidak muncul tiba2....
