10-02-2011, 10:56 AM
Rangkaian diatas menggunakan 7805 sebagai inti regulator.
MJ 2955 (T2) digunakan sebagai current booster.
BD240 (T1) digunakan sebagai pengaman MJ2955.
Cara kerja:
- Saat arus keluaran kecil, T1 dan T2 tidak bekerja
- Saat arus keluaran ditarik lebih besar, Arus input pada 7805 juga akan naik. Ini akan menyebabkan ada kenaikan tegangan pada R1 (6,8ohm).
- Saat kenaikan tegangan mencapai 0,6V-0,7V , ini akan menyebabkan T2 mulai konduksi. Sebagian arus akan lewat T2, tidak hanya 7805.
- Jadi T2 mulai on jika tegangan pada R1 pada 0,6V. Berarti arus output yang menyebabkan T2 mulai on adalah =0,6/6,8 = sekitar 90mA
- Arus pada T2 akan dibatasi oleh T1 yang selalu memonitor arus T2. JIka arus pada T2 membesar, maka T1 akan konduksi yang menyebabkan T2 off (karena konduksinya T1 menyebabkan Vbe T2 mengecil)
- Arus max T2 ini adalah = 0.6/0.22 = katakan sekitar 3A. Lebih dari ini, Vbe pada T1 akan menyebabkan T1 konduksi yang meng'off'kan T2
MJ 2955 (T2) digunakan sebagai current booster.
BD240 (T1) digunakan sebagai pengaman MJ2955.
Cara kerja:
- Saat arus keluaran kecil, T1 dan T2 tidak bekerja
- Saat arus keluaran ditarik lebih besar, Arus input pada 7805 juga akan naik. Ini akan menyebabkan ada kenaikan tegangan pada R1 (6,8ohm).
- Saat kenaikan tegangan mencapai 0,6V-0,7V , ini akan menyebabkan T2 mulai konduksi. Sebagian arus akan lewat T2, tidak hanya 7805.
- Jadi T2 mulai on jika tegangan pada R1 pada 0,6V. Berarti arus output yang menyebabkan T2 mulai on adalah =0,6/6,8 = sekitar 90mA
- Arus pada T2 akan dibatasi oleh T1 yang selalu memonitor arus T2. JIka arus pada T2 membesar, maka T1 akan konduksi yang menyebabkan T2 off (karena konduksinya T1 menyebabkan Vbe T2 mengecil)
- Arus max T2 ini adalah = 0.6/0.22 = katakan sekitar 3A. Lebih dari ini, Vbe pada T1 akan menyebabkan T1 konduksi yang meng'off'kan T2
