14-02-2011, 06:08 PM
parno link=topic=3513.msg50987#msg50987 date=1297660969 Wrote:aplus buat mas tommy
terus untuk jarak jangkauan vhf atau uhf dalam kilometer bisa diukur
dengan 4,1 x akar tinggi antena (dalam meter)
Terimakasih mas Parno utk aplausnya, tapi dari pengalaman saya tinggi antene tidak menentukan jarak seperti semakin tinggi akan semakin jauh. Justru saya sering mendapatkan ketika ketinggian antene diturunkan malah lebih jauh dari sebelumnya. Jarak pancar terjauh bisa didapat dengan memindah-mindah posisi tiang antene dan mencoba dengan berbagai ketinggian tiang antene. Sambungkan HT ke antene, cari kanal yg agak ramai kemudian mulai berpindah-pindah tempat hingga didapat sinyal terkuat dalam penerimaan, maka disitulah posisi antene terbaik.
Ditempat tinggal saya menemukan tempat terbaik 1,5m dibelakang pucuk genteng dgn ketinggian bagian bawah antene sejajar tinggi pucuk genteng. Pada posisi tsb menggunakan HT 2,5W di 2m band bisa mencapai jarak terjauh Lampung, Bandung, Pandeglang signal strenght bisa diterima diatas 9 hingga 20dB. Itu artinya lebih dari 150km jarak jangkaunya.
Antene favorite saya Slim Jim, krn sudut pancar mendatar, tidak seperti payung rusak atau Hi Gain yg pancarannya menembak agak keatas, sehingga hanya baik digunakan didataran rendah, tetapi sangat buruk untuk didaerah tinggi. Saya pernah gunakan Slim Jim untuk antene repeater VHF rakitan sendiri di Pangalengan Jabar, dgn HT Tama 1984 berdaya 2 watt yg sgt kecil sepanjang perjalanan dari Pangalengan menuju Jakarta masih bisa digunakan hingga terakhir terputus di Puncak Pass setelah meliwati restaurant Rindu Alam krn terganggu oleh repeater dari Jakarta.
