13-03-2011, 01:56 AM
mungkin ya,
1, biar magnet bisa sedikit adem jika dipakai lama, karena ada sirkulasi udara
2. pernah mencoba untuk membuktikan, apakah lubang bisa menimbulkan bunyi, jawabnya iya, buktinya suling
bambu, pernah juga dengan banyak sekat kemudian di ending nya ada lubang, dari ending port tadi juga
keluar bunyi di depan speaker bunyi nya jelas untuk di ending port tadi suara lebih mirip seperti suara susulan
dari suara speaker depan, misalnya deng bunyi di depan la yang di ending port tadi suaranya kira kira seperti
ini deeeeeeeng
3. tuning frekuensi seperti kata kang gwend, atau mungkin sederhananya sebagai penguat frekuensi rendah,
karena mungkin akan sangat berbeda jika yang dikuatkan dengan pembentukan lobang itu adalah
frekuensi
tinggi, tentu saja akan menimbulkan suara yang meraung raung, seperti kata yang empunya, heheheh,
kecepatan rambat frekuensi high mid dan low itu berbeda, dan yang paling cepat kayaknya masih dipegang
oleh si high, nomor dua mid, dan yang ketiga low, bontotnya namanya subwoofer kali ya, hehehe, untuk itu
buat si no 3 dan bontot diperlukan tenaga extra untuk membantu proses pelariannya dan makanan yang
lebih serta dorongan dorongan yang lain, misalnya dibuat port ( lingkaran ), coba saja dibuktikan dikasih
port dengan lobang saja, suaranya kayak gimana, trus yang kedua di lubang tersebut dikasih pipa seukuran lobang dengan panjang yang berfariasi dan diganti ganti coba rasakan bedanya, :D :D, dengan catatan hanya berlaku untuk home audio lo yaaa, untuk out door caranya berbeda katanya para MASTER SOLFEGIO :D :D
1, biar magnet bisa sedikit adem jika dipakai lama, karena ada sirkulasi udara
2. pernah mencoba untuk membuktikan, apakah lubang bisa menimbulkan bunyi, jawabnya iya, buktinya suling
bambu, pernah juga dengan banyak sekat kemudian di ending nya ada lubang, dari ending port tadi juga
keluar bunyi di depan speaker bunyi nya jelas untuk di ending port tadi suara lebih mirip seperti suara susulan
dari suara speaker depan, misalnya deng bunyi di depan la yang di ending port tadi suaranya kira kira seperti
ini deeeeeeeng
3. tuning frekuensi seperti kata kang gwend, atau mungkin sederhananya sebagai penguat frekuensi rendah,
karena mungkin akan sangat berbeda jika yang dikuatkan dengan pembentukan lobang itu adalah
frekuensi
tinggi, tentu saja akan menimbulkan suara yang meraung raung, seperti kata yang empunya, heheheh,
kecepatan rambat frekuensi high mid dan low itu berbeda, dan yang paling cepat kayaknya masih dipegang
oleh si high, nomor dua mid, dan yang ketiga low, bontotnya namanya subwoofer kali ya, hehehe, untuk itu
buat si no 3 dan bontot diperlukan tenaga extra untuk membantu proses pelariannya dan makanan yang
lebih serta dorongan dorongan yang lain, misalnya dibuat port ( lingkaran ), coba saja dibuktikan dikasih
port dengan lobang saja, suaranya kayak gimana, trus yang kedua di lubang tersebut dikasih pipa seukuran lobang dengan panjang yang berfariasi dan diganti ganti coba rasakan bedanya, :D :D, dengan catatan hanya berlaku untuk home audio lo yaaa, untuk out door caranya berbeda katanya para MASTER SOLFEGIO :D :D
