15-03-2011, 08:14 AM
yap kembali kepada taste atau selera pemilik SS dan situasi kondisi kebuyaan dimana SS itu berada. sound menghadap luar sudah menjadi budaya dan adat kan? seakan² harus seperti itu haha...
buat kang mei:
system terbagi atas beberapa jalur, 2 way, 3 way , dan 4 way ( isyunya ada yang 5 way loh, jangan² bus way di Jakarta juga menggunakam ilmu SS :-? )
langkah awal bagi saya adalah menentukan jalur frekuensi yang akan kita berikan kepada speaker milik kita. pertimbangan ini disesuaikan dengan cara perbandingan antara jumlah power yang dimiliki dengan speaker yang tersedia.
2 way adalah pilihan paling mudah, menggunakan 1 power dan speaker 15" + tweeter, jangan lupa diberi x-over pasif
3 way berkembang dengan penambahan 1 power dan 1 jenis speaker yaitu mid. menggunakan 2 power, speaker menggunakan 15" atau 18" untuk menghasilkan suara low hingga sub ( kalau speakernya mampu ) lalu speaker ukuran 12" atau 10" untuk menangani frekuensi mid plus tweeter biar ngicis suaranya. jangan lupa mid dan tweeter diberi X-over pasif. bila menggunakan system 3 way, dibutuhkan perangkat tambahan x-over aktif ( usahakan untuk memilikinya ) untuk membagi frekuensi mid dan low biar speaker bekerja optimal. usahakan perbandingan power untuk mid dan low agar seimbang, yang paling gampang adalah gunakan power low 2x lipat lebih besar daripada power untuk mid ( misalnya mid menggunakan power 400 watt, siapkan power minimal 800 watt untuk low ) kalau tidak, nanti akan sering muter potensio di mixer untuk menambah low karena kekurangan daya pada freq low tersebut.
4 way lebih teliti lagi membagi kinerja masing² power dan speaker.jelas dibutuhkan x-over aktif agar system ini bekerja dengan optimal. berarti Anda harus menyediakan power untuk sub, low, dan mid ( plus tweeter ), menggunakan speaker 18" untuk sub, 15" untuk low dan 12" atau 10" untuk mid, tidak lupa sebuah tweeter agar suara menjadi cas cis cus... perbandingan powernya hampir mirip diatas, sebagai patokan tetap saja pada power mid. gunakan 2x lipat kekuatan power low, dan 4x lipat kekuatan power sub dibandingkan dengan power mid. ( jika mid menggunakan power berdaya 400 watt, maka gunakan minimal 800 watt untuk power low dan 1600 watt untuk power sub )
perbandingan tersebut sebagai pertimbangan agar suara yg disemburkan SS terdengar balance antara sub, low dan mid. biasanya, ini biasanya loh... terjadi ketidak seimbangan power dan speaker, maksud saya kekurangan low atau sub. buktinya adalah jari operator sering mem-boost atau menambah low di mixer ( hayooo siapa yg lakukan itu berarti SS-nya butuh tambahan low atau sub ) kalau perlu, dipaksa sampai speaker keluar asap haha.., kalau saya, lebih memilih menurunkan volume power mid jika butuh low atau sub. lebih baik mengurangi volume biar yg kurang itu tidak berasap haha...
ok back tu taufik...
perbandingan antar speaker juga dibutuhkan. dengan mengenali karakter speaker akan memberikan nilai plus, maksud saya adalah perbandingan speaker akan membantu mempercepat menemukan setting SS yang optimal. seperti kejadian yang di-share oleh kang wisnu di halaman depan, SS dirasakan malah terlalu low. ternyata menggunakan speaker 12" sebagai mid karena beliau sudah menggunakan speaker 18" untuk sub, 15" untuk low. speaker 12" juga menyemburkan frekuensi mid-low yang lumayan, akibatnya sembuaran SS beliau menjadi tambah low... nyatanya dikomplain player dan penyanyi untuk menambah mid. setelah pergantian speaker menggunakan 10" barulah didapatkan keseimbangan atau balancing SS.
jadi mas mei mungkin harus perlahan² untuk membangun SS menggunakan system yg tepat sesuai kebutuhan dan kebudayaan ditempat SS mas mei berada.
langkah awalnya adalah tentukan system yang akan mas mei gunakan, yaitu 2 way, 3 way atau 4 way? tentunya dengan mempertimbangkan jumlah power yang Anda miliki :-bd
buat kang mei:
system terbagi atas beberapa jalur, 2 way, 3 way , dan 4 way ( isyunya ada yang 5 way loh, jangan² bus way di Jakarta juga menggunakam ilmu SS :-? )
langkah awal bagi saya adalah menentukan jalur frekuensi yang akan kita berikan kepada speaker milik kita. pertimbangan ini disesuaikan dengan cara perbandingan antara jumlah power yang dimiliki dengan speaker yang tersedia.
2 way adalah pilihan paling mudah, menggunakan 1 power dan speaker 15" + tweeter, jangan lupa diberi x-over pasif
3 way berkembang dengan penambahan 1 power dan 1 jenis speaker yaitu mid. menggunakan 2 power, speaker menggunakan 15" atau 18" untuk menghasilkan suara low hingga sub ( kalau speakernya mampu ) lalu speaker ukuran 12" atau 10" untuk menangani frekuensi mid plus tweeter biar ngicis suaranya. jangan lupa mid dan tweeter diberi X-over pasif. bila menggunakan system 3 way, dibutuhkan perangkat tambahan x-over aktif ( usahakan untuk memilikinya ) untuk membagi frekuensi mid dan low biar speaker bekerja optimal. usahakan perbandingan power untuk mid dan low agar seimbang, yang paling gampang adalah gunakan power low 2x lipat lebih besar daripada power untuk mid ( misalnya mid menggunakan power 400 watt, siapkan power minimal 800 watt untuk low ) kalau tidak, nanti akan sering muter potensio di mixer untuk menambah low karena kekurangan daya pada freq low tersebut.
4 way lebih teliti lagi membagi kinerja masing² power dan speaker.jelas dibutuhkan x-over aktif agar system ini bekerja dengan optimal. berarti Anda harus menyediakan power untuk sub, low, dan mid ( plus tweeter ), menggunakan speaker 18" untuk sub, 15" untuk low dan 12" atau 10" untuk mid, tidak lupa sebuah tweeter agar suara menjadi cas cis cus... perbandingan powernya hampir mirip diatas, sebagai patokan tetap saja pada power mid. gunakan 2x lipat kekuatan power low, dan 4x lipat kekuatan power sub dibandingkan dengan power mid. ( jika mid menggunakan power berdaya 400 watt, maka gunakan minimal 800 watt untuk power low dan 1600 watt untuk power sub )
perbandingan tersebut sebagai pertimbangan agar suara yg disemburkan SS terdengar balance antara sub, low dan mid. biasanya, ini biasanya loh... terjadi ketidak seimbangan power dan speaker, maksud saya kekurangan low atau sub. buktinya adalah jari operator sering mem-boost atau menambah low di mixer ( hayooo siapa yg lakukan itu berarti SS-nya butuh tambahan low atau sub ) kalau perlu, dipaksa sampai speaker keluar asap haha.., kalau saya, lebih memilih menurunkan volume power mid jika butuh low atau sub. lebih baik mengurangi volume biar yg kurang itu tidak berasap haha...
ok back tu taufik...
perbandingan antar speaker juga dibutuhkan. dengan mengenali karakter speaker akan memberikan nilai plus, maksud saya adalah perbandingan speaker akan membantu mempercepat menemukan setting SS yang optimal. seperti kejadian yang di-share oleh kang wisnu di halaman depan, SS dirasakan malah terlalu low. ternyata menggunakan speaker 12" sebagai mid karena beliau sudah menggunakan speaker 18" untuk sub, 15" untuk low. speaker 12" juga menyemburkan frekuensi mid-low yang lumayan, akibatnya sembuaran SS beliau menjadi tambah low... nyatanya dikomplain player dan penyanyi untuk menambah mid. setelah pergantian speaker menggunakan 10" barulah didapatkan keseimbangan atau balancing SS.
jadi mas mei mungkin harus perlahan² untuk membangun SS menggunakan system yg tepat sesuai kebutuhan dan kebudayaan ditempat SS mas mei berada.
langkah awalnya adalah tentukan system yang akan mas mei gunakan, yaitu 2 way, 3 way atau 4 way? tentunya dengan mempertimbangkan jumlah power yang Anda miliki :-bd
