30-03-2011, 12:17 AM
Tanpa phantom tidak masalah, biasanya yg pakai phantom power jenis mic condenser yg harganya selangit, atau DI Box yg butuh supply dari phantom krn diberi tambahan alat untuk nampang, manfaatnya sangat kecil. Untuk menghilangkan phantom buang saja R1, R2, S1, C1, R6 dan PSA untuk phantom tdk dibutuhkan.
PAD Switch (S2) dibantu R3, R4, R5 fungsinya untuk meredam sinyal input yg terlalu besar agar tdk cacat, kadang tukang pijat (pemain keyboard) suka berlebihan output dari KBnya. Itu kebiasaan buruk sebagian tukang pijat, bila tdk ditahan dgn PAD suara KB bisa cacat meskipun sudah ditutup habis GAINnya. Manfaat lain PAD adalah langkah pengamanan saat ada yg sedang mencolokkan jack ke instrument musik, agar bocoran2 listrik dari instrument tdk merusak IC pre-amp. Jadi tdk menambah pekerjaan Tukang Urut Kabel (tehnisi) untuk memperbaiki mixer yg rusak. Belum lagi resiko kena dimarahi BIDAN Nita (penyanyi) yg kesal krn honornya bisa lenyap kalo gak jadi manggung (burung perkutut kali yah yg suka manggung?!).
Sedangkan fungsi Phase Switch (S3) untuk membalik phase, kadang Tukang Urut Kabel terbalik phase saat penyolderan kabel audio ke konektor, atau memang ada mic yg tdk standar, phasenya terbalik. Mic yg terbalik phase bisa jadi biang keladi feedback meskipun hanya 1 buah saja.
Sedangkan fungsi D1, D2, D3, D4 sebagai pengaman tegangan lebih dari input saat mencolokkan jack, kadang ada listrik induksi dari alat yg dihubungkan yg bisa bikin bibir jontor dan bisa merusak IC pre-amp bila tegangan pada input melebihi tegangan catu yg digunakan.
Tanpa2 kelengkapan2 diatas mixer akan tetap berfungsi tapi jadi tdk profesional lagi kelasnya.
Catatan: Mohon bersikap cerdas, jangan terjatuh dgn plesetan2 yg ada pada tulisan diatas.
PAD Switch (S2) dibantu R3, R4, R5 fungsinya untuk meredam sinyal input yg terlalu besar agar tdk cacat, kadang tukang pijat (pemain keyboard) suka berlebihan output dari KBnya. Itu kebiasaan buruk sebagian tukang pijat, bila tdk ditahan dgn PAD suara KB bisa cacat meskipun sudah ditutup habis GAINnya. Manfaat lain PAD adalah langkah pengamanan saat ada yg sedang mencolokkan jack ke instrument musik, agar bocoran2 listrik dari instrument tdk merusak IC pre-amp. Jadi tdk menambah pekerjaan Tukang Urut Kabel (tehnisi) untuk memperbaiki mixer yg rusak. Belum lagi resiko kena dimarahi BIDAN Nita (penyanyi) yg kesal krn honornya bisa lenyap kalo gak jadi manggung (burung perkutut kali yah yg suka manggung?!).
Sedangkan fungsi Phase Switch (S3) untuk membalik phase, kadang Tukang Urut Kabel terbalik phase saat penyolderan kabel audio ke konektor, atau memang ada mic yg tdk standar, phasenya terbalik. Mic yg terbalik phase bisa jadi biang keladi feedback meskipun hanya 1 buah saja.
Sedangkan fungsi D1, D2, D3, D4 sebagai pengaman tegangan lebih dari input saat mencolokkan jack, kadang ada listrik induksi dari alat yg dihubungkan yg bisa bikin bibir jontor dan bisa merusak IC pre-amp bila tegangan pada input melebihi tegangan catu yg digunakan.
Tanpa2 kelengkapan2 diatas mixer akan tetap berfungsi tapi jadi tdk profesional lagi kelasnya.
Catatan: Mohon bersikap cerdas, jangan terjatuh dgn plesetan2 yg ada pada tulisan diatas.
