13-04-2011, 11:20 PM
Kalau mengenai apakah DLMS perlu di Suply EQ ? Menurut saya tergantung suara yang sudah dihasilkan oleh Sound System kita. Kalau kita merasa suara yang dihasilkan sudah Oke , maka buat apa lagi kita memasang EQ sebelum DLMS.
Karena didalam sebuah DLMS sudah ada EQ nya. Jadi kalau kita bisa mengoptimalkan EQ yang ada di dalam DLMS tersebut, pasti hasilnya akan maksimal.
Ada beberapa DLMS yang tidak ada Graphic EQ nya , akan tetapi hanya mempunyai Parametrik EQ. Inipun bisa kita maksimalkan.
Sebuah DLMS ( Digital Loudspeaker Management System ) di dalamnya ada beberapa fitur, Seperti : EQ ( Graphic EQ / Parametrik ) , Compressor , Crossover , Delay , Limiter , dll .
Bisa dibilang sebagai Equipment All In One.
Kalaupun ingin memakai EQ sebelum DLMS. Hal ini diperbolehkan. karena untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.
Akan tetapi hal tersebut harus ditinjau dari segi Efisiensi dan Keuangan. hehehe :-bd
Karena didalam sebuah DLMS sudah ada EQ nya. Jadi kalau kita bisa mengoptimalkan EQ yang ada di dalam DLMS tersebut, pasti hasilnya akan maksimal.
Ada beberapa DLMS yang tidak ada Graphic EQ nya , akan tetapi hanya mempunyai Parametrik EQ. Inipun bisa kita maksimalkan.
Sebuah DLMS ( Digital Loudspeaker Management System ) di dalamnya ada beberapa fitur, Seperti : EQ ( Graphic EQ / Parametrik ) , Compressor , Crossover , Delay , Limiter , dll .
Bisa dibilang sebagai Equipment All In One.
Kalaupun ingin memakai EQ sebelum DLMS. Hal ini diperbolehkan. karena untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.
Akan tetapi hal tersebut harus ditinjau dari segi Efisiensi dan Keuangan. hehehe :-bd
