15-04-2011, 09:12 AM
fauzip link=topic=6255.msg74889#msg74889 date=1302832972 Wrote:ada 2 jenis EQ dalam SS:
1) monitor EQ sudah familiar semua, untuk cut feedback.
2) house EQ, umumunya bertipe graphic [karena lebih mudah dioperasikan, walau lebih presisi parametric] ini untuk:
1) memoles speaker FOH / mains / utama. ini bergantung selera sang radja yg mengoperate FOH. tidak harus flat, karena sesuai selera, bisa scoop [mid amblas tinggal bledug ngecesss], atau smooth rolled off [respons mid ke high menurun landai] atau boost area vokal, apapun sesuai selera radja.
2) mengatasi sedikit kendala akustik, misalnya cut 200 hz untuk mengatasi room modes yg dominan dang dung.
House EQ bisa dilakukan via lms yg dilengkapi GEQ, tapi umumnya rental besar menggunakan EQ terpisah karena:
1) belum tentu band engineer / guest engineer familiar dengan menu2 lms yg merknya bejibun. untuk akses GEQ saja harus buka buku manual maleslah.
2) lms biasanya dilock oleh system engineer, karena untuk menjaga jangan sampai diutak-utik setting optimasi speaker [crossover, delay, PEQ, comp/limiter] ini untuk keamanan dan performance sistem.
trus kira2 perlu gak kang lms ini di suplay equalizer ?
