05-01-2011, 07:37 PM
Mengenai ukuran kawat enamel yang digunakan setelah saya mencari-cari referensi dan menjelajah internet dengan bantuan mbah Google, kesimpulan saya;
Untuk arus 20A ada 2 pilihan:
- AWG 9 Maximum amps for power transmission 19A chassis wiring 64A
- AWG 17 Maximum amps for power transmission 2,9A chassis wiring 19A
Saya lebih cenderung ambil tengah-tengah yaitu AWG 14 (diameter 1.62814 mm) untuk gulungan sekunder dan AWG 15 (diameter 1.45034 mm) untuk gulungan primer , kenapa?
"Maximum amps for power transmission", digunakan untuk kabel bentangan yang tidak diisolasi, kenapa maksimum arus lebih tinggi?
1. Kawat tidak saling bersentuhan dan tidak menempel dengan bahan yang bersifat induktor sehingga aman, terhindar dari bahaya melelehnya isolator yang bisa menyebabkan "short".
2. Kawat tidak diisolasi (terbuka), jadi bersentuhan langsung dengan udara sehingga panas yang dihasilkan oleh resistansi kawat bisa langsung dibuang ke udara.
Maximum amps for chasis wiring, digunakan jika:
1. Kawat menempel pada benda yang bersifat konduktor sehingga riskan terhadap bahaya konslet "short", jika isolator terkelupas/meleleh.
2. Kawat yang memiliki isolator
Pertimbangan lain:
- Semakin kecil diameter kawat maka resistansi semakin besar dan semakin tinggi panasnya dan sebaliknya.
- Selama ini saya menggunakan kawat enamel AWG 19 (diameter 0.91186 mm) untuk trafo toroid dengan output +/- 15A tidak menyebabkan kenaikan temperatur yang berarti. Tetapi saya tidak menyarankan jika dipakai untuk penggunaan PA yang sering menggunakan daya maksimum dan jam pakai yang lama.
Untuk arus 20A ada 2 pilihan:
- AWG 9 Maximum amps for power transmission 19A chassis wiring 64A
- AWG 17 Maximum amps for power transmission 2,9A chassis wiring 19A
Saya lebih cenderung ambil tengah-tengah yaitu AWG 14 (diameter 1.62814 mm) untuk gulungan sekunder dan AWG 15 (diameter 1.45034 mm) untuk gulungan primer , kenapa?
"Maximum amps for power transmission", digunakan untuk kabel bentangan yang tidak diisolasi, kenapa maksimum arus lebih tinggi?
1. Kawat tidak saling bersentuhan dan tidak menempel dengan bahan yang bersifat induktor sehingga aman, terhindar dari bahaya melelehnya isolator yang bisa menyebabkan "short".
2. Kawat tidak diisolasi (terbuka), jadi bersentuhan langsung dengan udara sehingga panas yang dihasilkan oleh resistansi kawat bisa langsung dibuang ke udara.
Maximum amps for chasis wiring, digunakan jika:
1. Kawat menempel pada benda yang bersifat konduktor sehingga riskan terhadap bahaya konslet "short", jika isolator terkelupas/meleleh.
2. Kawat yang memiliki isolator
Pertimbangan lain:
- Semakin kecil diameter kawat maka resistansi semakin besar dan semakin tinggi panasnya dan sebaliknya.
- Selama ini saya menggunakan kawat enamel AWG 19 (diameter 0.91186 mm) untuk trafo toroid dengan output +/- 15A tidak menyebabkan kenaikan temperatur yang berarti. Tetapi saya tidak menyarankan jika dipakai untuk penggunaan PA yang sering menggunakan daya maksimum dan jam pakai yang lama.
