02-10-2010, 10:45 PM
bikin stigma baru om. bisnis ini anggap aja sebagai hobby. psti lebih enak ngejalaninya. g kemrungsung. :D :D :D :-bd :-bd
|
perkiraan Harga sewa
|
|
02-10-2010, 10:45 PM
bikin stigma baru om. bisnis ini anggap aja sebagai hobby. psti lebih enak ngejalaninya. g kemrungsung. :D :D :D :-bd :-bd
02-10-2010, 11:00 PM
kloengsoer link=topic=1459.msg8673#msg8673 date=1285921884 Wrote:harga per paket (1 event) 750 Kotorblum lg kalo ada yg jébol :((
03-10-2010, 11:39 AM
kita yang bergelut di dunia rental tidak semata bisnis belaka, kalo tidak di barengi dengan hoby, terus terang memang rugi, dengan modal yang besar tapi penghasilan sedikit memang rugi, dengan hoby yang kita punya maka bisnis ini akan kita nikmati....di kampung saya satu even bisa di hargai 2,5 juta sekali even ( ultah sekelompok muda-mudi ) si pemilik rental bersihnya bisa mendapat 700.000 rupiah. mungkin sedikit rugi dengan modal 100 juta modal yang keluar sekali even. tapi kata terakhir ini adalah hoby, so kita nikmati aja..
03-10-2010, 11:58 AM
tinggal pilih, mau di bayar atau malah menyumbang :-?
03-10-2010, 12:13 PM
icm link=topic=1459.msg9142#msg9142 date=1286081901 Wrote:tinggal pilih, mau di bayar atau malah menyumbang :-?:)) :)) udah rugi kok malah meyumbang ^:)^ ^:)^
03-10-2010, 12:33 PM
mungkin Pak cik, siapa tahu masih ada yg mau menggarami lautan ?? :D
03-10-2010, 01:51 PM
memang yang namanya bisnis pasti ada resikonya........... kalau begitu cari job yang digedung / priyayi kan itunganya jam ................ kalau job kampung 1 paket ya memamg tipis...........
03-10-2010, 03:10 PM
Ada Orang pernah bilang begini: punya usaha rental sound sistem
Kapan bisa kaya??, yg ada hanya kurang-kurang dan ga ada puasnya. Karena slalu pengin tambah dan ganti peralatan dg yg lebih bagus. Apalagi dg Tarif SS di pedesaan yg cuma 700rb 2hari 2malam.tapi karena hoby ya sampai sekarang masih berputar,walau sekali maen dapat hasil nett100rb.
03-10-2010, 04:40 PM
Kalau begitu jangan dikategorikan usaha, tapi jadikan badan sosial aja. Jadi setiap tamu yg datang boleh nyumbang semampunya diluar bayaran dari pemilik hajat. Pasang keropak dekat mixer dan maklumat agar pengunjung membaca lalu ingin menyumbang.
Seperti bidan eh biduan yang terima saweran dari pengunjung yg ikut joget dipanggung. Ternyata sawerannya bisa lebih besar dari honor menyanyinya nyo nyu nye. Bayangkan seorang pengusaha dengan modal dan resiko besar hanya dapat 100rb utk kerja 2 hari, 1bulan hanya bisa dapat berapa kali?. Tukang bangunan hanya modal palu, gergaji, pacul, ketam, dll yg harganya murah dan tahan bertahun-tahun bisa mendapatkan 100rb~200rb tergantung lokasi kerjanya. Jarang pula tukang bangunan yang hanya dapat kerjaan hanya 2 hari, paling sedikit mereka dapat 1 minggu bahkan bisa sampai 3 bulan dalam 1 proyek kecil. Coba kita lihat tukang becak, tukang ojek, supir bajaj atau semacamnya. Mereka kompak untuk menolak tawaran dibawah nilai tertentu, kalau ada yg melanggar bisa digebukin teman2nya. Saya mengamati dan meneliti tukang ngamen, anak kecil 8tahun ngamen sendiri dengan botol aqua diisi batu kerikil sehari minimal mendapatkan 75rb, dan kalau dapat segitu mereka menggerutu, krn biasanya dapat antara 150rb`200rb/hari katanya. Saya coba hitung jumlah penumpang yg memberi rata2 dan berapa kali naik turun bis kota dlm sehari, memang pendapatan segitu sangat masuk akal. Apakah dengan merendahkan martabat diri kita berarti kita telah mengamalkan Pancasila sila kelima? bagaimana dengan masa depan anak2 kita? Apakah akan jadi beban sosial bagi bangsa kita? Apakah ilmu yang kita miliki sama sekali tak ada nilainya dimata orang banyak, kalau begitu kita pensiun saja dan beralih kebidang lain, sedangkan sound system kita jadikan hobby untuk kesenangan sendiri yg dananya didapat dari profesi yg lain yg lebih menjanjikan. Saya amati dokter bisa sangat berkuasa dengan IDInya, mereka bisa melarang orang miskin masuk rumah sakit, kecuali simiskin mengerti cara menempuh prosedur ber-belit2 agar bisa mendapat stempel "ORANG MISKIN". Apakah kita tak bisa bergabung seperti organisasi profesi yg lain agar keahlian kita tidak direndahkan oleh masyarakat? Dengan begitu kita bisa punya harga standar nasional yang layak. Maaf kalau agak tajam, tapi ini adalah perjuangan saya sejak awal thn 1980an, saya ingin profesi tehnisi elektronik bisa lebih dihargai dimasyarakat kita. Itu saja.
03-10-2010, 05:27 PM
^:)^ alat pro saya untuk dinikmati sendiri di rumah,...
ga tega kalau harus disewakan, itupun kalau yg sewa ngerti :xx sekarang kalau rent malah menggunakan alat rekan-rekan lainnya ~X( dengan konsekuensi jauh berbeda suaranya %-( |
|
« Next Oldest | Next Newest »
|
| Possibly Related Threads… | |||||
| Thread | Author | Replies | Views | Last Post | |
| sedikit buka rahasia perusahaan... perkiraan gaji SE dan ROADERS... | andi | 38 | 14,840 |
03-04-2019, 12:39 AM Last Post: bilang |
|