19-02-2013, 05:41 PM
Ikut belajar, sory kalau jarang iku komen soale limited edition kang. Harap maklum rung isoh mbayar spp. Aku seko jendelo aja
|
2-way, 3-way, 4-way .. pengertian dasar
|
|
19-02-2013, 05:41 PM
Ikut belajar, sory kalau jarang iku komen soale limited edition kang. Harap maklum rung isoh mbayar spp. Aku seko jendelo aja
19-02-2013, 05:58 PM
(19-02-2013, 05:58 PM)yansen Wrote: lowmid aja kang:-D:-D@yansen untuk low 2x18" apa ckup kang?? soalnya saya liat lowmid itu tdk keluar nada bass (nada rendah) betul ga??
"Hidup adalah perjuangan..."
19-02-2013, 09:32 PM
ikut belajar
20-02-2013, 05:18 AM
menurutku cukup kang,,, lowmid juga keluar nada rendahnya,, kan ada lownya :-D
20-02-2013, 08:34 AM
perpotongan freq untuk Low/Low-mid pean taruh di freq berapa kang @yansen ??
"Hidup adalah perjuangan..."
20-02-2013, 05:04 PM
semakin banyaknya merk speaker dan typenya ada yang woofer dan ada yang full range perbedaan yang mendasar dari keduanya apa mas @yphs_mst
:-) (20-02-2013, 05:04 PM)BETMEN Wrote: semakin banyaknya merk speaker dan typenya ada yang woofer dan ada yang full range perbedaan yang mendasar dari keduanya apa mas @yphs_mst NAAAAAAAAAAAAHHH ... INI PERTANYAAN JACKPOT NYA!!! Bukan cuma bicarakan speaker bisa mid, bisa low, bisa high ... itu ngga ada artinya. Low itu freq breapa? high itu freq berapa? mid itu freq berapa? low mid itu freq berapa? NGGA ada standardnya!!! Yang ada ... gimana kalau woofer A di masukkin ke box sebesar ini, ntar low nya sampai 60Hz apa ngga? Ini baru pertanyaan yang bener. Bukan cuma speaker mid gimana caranya di jadikan low ... ini ngga ada jawabannya. Inti dari semuanya ini adalah klasifikasi driver nya itu sendiri. Driver, ambil contoh 12in, itu ada yang di klasifikasikan sebagai subwoofer, ada yang di klasifikasikan sebagai full-range. Bedanya apa? Tiap driver itu di desain untuk keperluan sendiri. Kalau 12" mau di buat 2way, ya desainer/perusahaannya mendesain woof ini supaya out putnya se flat mungkin sampai 1-2kHz. Kan biasa 2-way di xover di sekitar 1-2kHz. Tapi resikonya? Mungkin ngga bisa turun sampai 60Hz. Contoh lain, speaker studio monitor, kecil2 8in gitu, koq bisa nendang keluarin 50Hz mantep. Sedang 2x 18" ngga kerasa low nya. YA karena 18" itu ngga di pasang ke box yang benar. Bedanya 2 speaker ini? 18" itu mungkin bisa kenceng kedengeran bagus di jarak 20m ... sedang studio montior, di jarak 5m aja udah jebol kali. Woofer itu berinteraksi dengan udara di dalem box. Itulah kenapa ada desain box speaker. Dalam spesifikasi woofer, ada yang namanya TS parameter. Apakah kalian perlu ngerti tiap parameter ini apa? NGGA. TAPI kalau ngerti cara pakainya, kita bisa dapetin box speaker yang cocok untuk speaker itu. Contoh website yang menghitung ini: http://www.diyaudioandvideo.com/Calculator/Box/ http://www.bcae1.com/spboxnew2.htm Dengan memasukkan angka2 TS parameter, box bisa di desain dengan baik. Parameter yang perlu diperhatikan adalah box tuning (sering disingkat fb). Ini adalah resonansi box. Kalau di hitung fb nya, misalnya dapetnya 60Hz, berarti satu woofer (dan box nya) itu ngga bisa di jalankan dibawah 60Hz (High pass seharusnya di pasang di sekitar 60Hz), kalau ngga? di paksa terus ya jebol atau suaranya kotor (banyak angin - terutama dari port/vent) Speaker A 12", klasifikasi subwoofer, biasanya ini kalau di masukkin box, bisa rendah freq nya, bisa 60Hz atau kebawah! Ada 12" yang bisa di desain sampai 25Hz!!! TAPI ... response nya paling datar sampai 500Hz saja .. diatas 500Hz naik turun ngga karuan. Speaker B 12", klasifikasi full range, biasanya kalau di masukkin box, paling 100Hz doank ... beberapa bisa 80Hz, tapi dibawah itu ngga banyak (kalaupun ada biasanya mahal), dan freq resp nya bisa datar sampai 1000Hz atau bahkan lebih. Ini cocoh untuk 2-way. Jadi untuk ngawinkan woofer dengan box, ya gunakan TS parameter yang ada di spesifikasinya. Kalukulator juga ngga bayar koq. Yang perlu, belajar pelan. Sudah aku kasih tahu fb itu apa ... ada satu lagi, yaitu f3. Adalah frekuensi dimana low nya sudah mulai turun 3dB. Ini biasanya batas seberapa "flat" sebua woof dan box nya. Misalnya ... itu speaker resp nya flat 60-500Hz, berarti kita bisa asumsi 60Hz itu adalah f3. Hadi Oh ya, kalau pakai kalkulatof, fb biasanya lebih rendah dari f3 ... fb adalah titik mutlak HPF harus di pasang untuk keamanan driver itu. Setelah dibuat box nya, gimana cara tahu f3 nya bener apa ngga? caranya di ukur freq resp nya. Gimana bisa tahu fb nya bener apa ngga? diukur impedansinya.
29-04-2013, 06:19 AM
nyimak. . . . . . . .
29-04-2013, 07:29 AM
(20-02-2013, 10:35 PM)yphs_mst Wrote: NAAAAAAAAAAAAHHH ... INI PERTANYAAN JACKPOT NYA!!! Bukan cuma bicarakan speaker bisa mid, bisa low, bisa high ... itu ngga ada artinya. Low itu freq breapa? high itu freq berapa? mid itu freq berapa? low mid itu freq berapa? NGGA ada standardnya!!! HUbungan impedansi sama fb nya masih bingung Pak... setahu saya impedansi ga ada hubungannya sama box... mohon pencerahannya :-D Salam :-) |
|
« Next Oldest | Next Newest »
|
| Possibly Related Threads… | |||||
| Thread | Author | Replies | Views | Last Post | |
| Dasar-dasar pembuatan Box Loudspeaker | triast | 35 | 16,867 |
19-05-2013, 10:38 AM Last Post: ibek link |
|