09-11-2010, 12:43 AM
Si Doni memanggil tukang cukur keliling yang kebetulan lewat depan rumahnya, ia berniat mencukur rambutnya.
Doni: “Bang! Tukang cukur >:/ , cukur sini bang!”
Tukang Cukur: \:D/ “Mau cukur Don?!”
Doni: :) “Dipendekin berapa harganya bang?”
Tukang Cukur: :-bd “Murah cuma 3000 Don.”
Doni: :-? “Kalau botak berapa bang?”
Tukang Cukur: “Kalau botak 2000.”
Doni: “Ya sudah kalo gitu pendekin aja bang biar rapi.”
Kemudian si tukang cukur segera mencukur rambut si Doni, setelah rapi Doni membayar tukang cukur dengan uang 5000an.
Tukang Cukur: :-?? “Wah nggak ada kembaliannya Don, ni aja baru penglaris.”
Doni: :-/ “Waduh gimana yach bang gak ada recehan nich bang…”
Sambil garuk kepala Doni berpikir, setelah lama berpikir kemudian Doni memutuskan.
Doni: :D “Ya udah bang, kalau gitu yang 2000 botak aja.”
Tukang Cukur: “ :-O X-( ~X( ~X(”
Doni: “Bang! Tukang cukur >:/ , cukur sini bang!”
Tukang Cukur: \:D/ “Mau cukur Don?!”
Doni: :) “Dipendekin berapa harganya bang?”
Tukang Cukur: :-bd “Murah cuma 3000 Don.”
Doni: :-? “Kalau botak berapa bang?”
Tukang Cukur: “Kalau botak 2000.”
Doni: “Ya sudah kalo gitu pendekin aja bang biar rapi.”
Kemudian si tukang cukur segera mencukur rambut si Doni, setelah rapi Doni membayar tukang cukur dengan uang 5000an.
Tukang Cukur: :-?? “Wah nggak ada kembaliannya Don, ni aja baru penglaris.”
Doni: :-/ “Waduh gimana yach bang gak ada recehan nich bang…”
Sambil garuk kepala Doni berpikir, setelah lama berpikir kemudian Doni memutuskan.
Doni: :D “Ya udah bang, kalau gitu yang 2000 botak aja.”
Tukang Cukur: “ :-O X-( ~X( ~X(”
