19-09-2014, 09:49 AM
|
Cara Merancang Amplifier
|
|
19-09-2014, 09:54 AM
Soalnya saya baca bukunya bob cordell kok C input tidak dipasang, jadi input source langsung ke input.
19-09-2014, 12:34 PM
(19-09-2014, 09:54 AM)gantex Wrote: Soalnya saya baca bukunya bob cordell kok C input tidak dipasang, jadi input source langsung ke input. Untuk simulasi sinyal kotak c input memang harus di bypass. Untuk simulasi frekuensi respon dan titik operasi saat tidak ada sinyal, c input perlu dipasang. Jadi tergantung jenis simulasinya.
20-09-2014, 09:36 AM
Ok kang, oya untuk frek respon dan lebar bandwidh apa harus 26db frek rendah dan turun 3db di frek kisaran 534khz, apa itu mutlak kang ?
20-09-2014, 05:21 PM
(20-09-2014, 09:36 AM)gantex Wrote: Ok kang, oya untuk frek respon dan lebar bandwidh apa harus 26db frek rendah dan turun 3db di frek kisaran 534khz, apa itu mutlak kang ? Ngga mutlak. Gain juga ngga mesti 26dB. Blameless 150 gainnya 31dB lebih dikit. Kalau open loop gain cukup tinggi, gainnya bisa dibuat tinggi juga. Gain merupakan kompromi dari THD dan bandwidth (untuk VFA). -3dB bisa dimana saja, asal PM dan GM memenuhi syarat. Untuk VFA frekuensi dimana gain = 1 atau 0dB pada loop gain (open loop - close loop) sebaiknya kurang dari 1,5MHz. Ini disebut ULG (Unity Loop Gain). Kalau CFA ULG-nya bisa sampai 2,5MHz.
20-09-2014, 09:15 PM
:-? Iya kang, tadi sim beberapa model rata - rata 30db hhe..
Pada point ke 2 dengan 1 - 2 M dengan memperhatikan GM dan PM, apa ada perubahan karakter di audio kang ?
21-09-2014, 03:41 AM
(20-09-2014, 09:15 PM)gantex Wrote: :-? Iya kang, tadi sim beberapa model rata - rata 30db hhe.. Kalau THD cukup kecil, kira2 kurang dari 0,01% sulit untuk membedakan karakternya, kecuali slew ratenya beda jauh. Ini adalah hal yg subyektif, hanya bisa dijawab dgn melakukan percobaan sendiri. Kang gantex bisa coba amplifier yang daya rendah, lalu diatur beberapa pilihan kombinasi antara THD, slew rate, dan PSRR. Untuk PSRR bisa diberi capacitance multiplier pada VAS dan inputnya. Capacitance multiplier ini bisa di bypass.
21-09-2014, 07:45 PM
Jadi secara sim tidak bisa membedakan ya kang, kecuali lagsung di realnya ? Dan apakah hal tersebut akan berpengaruh secara signifikan tidak kang ?
21-09-2014, 08:07 PM
(21-09-2014, 07:45 PM)gantex Wrote: Jadi secara sim tidak bisa membedakan ya kang, kecuali lagsung di realnya ? Dan apakah hal tersebut akan berpengaruh secara signifikan tidak kang ? Soalnya yg namanya "karakter" dari amplifier itu subyektif. Idealnya THD = 0, slew rate = ~, PSRR = ~, S/N ratio = ~ dB, dll. Tapi kan ngga mungkin. Seringkali THD dikecilin slew rate nya juga turun. Jadi harus memilih komposisi dari berbagai spesifikasi amplifier yg menurut kita pas. Tentu saja ada target minimum yg harus dicapai dari berbagai spesifikasi tersebut. Kalau aku lebih mementingkan slew rate daripada THD. Kalau THD dibawah nilai tertentu misalnya 0,01% sulit dibedakan dengan 0,001%. Tapi slew rate 10V/uS dan 30V/uS gampang dibedakan. Makanya beberapa bulan yg lalu aku bikin modul output 3EF dengan IPS blameless buat coba2 kombinasi antara THD dan slew rate itu gimana terdengarnya.
:-? Jadi intinya THD tidak terlalu mempengaruhi kang ? Asal masih dalam batas normal dan yg paling berpengaruh adalah SR dan PSRR ? Atau dengan THD rendah 0.00... Sudah pasti SR nambah, bagaimana dengan PSRR ? Apakah nambah atau berkurang ?
Dan yg saya tahu SR mempengaruhi pergerakan membran SP.. Dan saya rasa PSRR akan mempengaruhi THD juga. |
|
« Next Oldest | Next Newest »
|
Users browsing this thread: 3 Guest(s)
