10-10-2014, 11:14 AM
Tidak selalu style yang kita buat bertujuan memiliki dynamic di setiap notnya. tidak jarang style yang ingin kita buat agar terkesan "rapi/mesin/elektro" di setiap bar, kita menginginkan volume/velocity setiap notnya terdengar rata.
Untuk pengeditan ini, biasanya dilakukan belakangan dengan menggunakan fitur Event edit/micro edit/step record (tergantung keyboard yang digunakan).
Nah, cara biasa yang saya lakukan untuk mempermudah hal ini, biasanya saya akan membuat rata terlebih dahulu velocity yang saya record, dengan cara mematikan touch sensitivity tutsnya.
Kalau di Yamaha, tinggal matiin tombol TOUCH, kl di Technics & Korg, masuk ke menu dulu dan matiin touch sensitivitynya, kl di roland BK-5, masuk ke Menu->Tone part view->key touch
Kenapa touch sensitivitynya dimatikan??
saya melakukan ini untuk mempermudah mengingat saat melakukan pengeditan berikutnya. biasanya saya gunakan kelipatan 5 atau kelipatan 10 (ini tergantung kebiasaan masing-masing). dan dengan cara ini, relatif mempercepat pekerjaan saya dibanding melakukan pengeditan jika touch sensitivitynya dinyalakan.
Langkah pengeditan yang biasa saya lakukan ada beberapa cara (tergantung tipe keyboard dan tujuan stylenya) :
1. Melalui micro edit/event edit/step record. yaitu dengan cara konvensional, edit permasing-masing not.
2. Melalui user sound/drum kit./make up style
3. Melalui internal mixernya.
4. Melalui menu-menu khusus yang bisa mengatur velocity masing-masing atau beberapa not sekaligus.
Untuk pengeditan ini, biasanya dilakukan belakangan dengan menggunakan fitur Event edit/micro edit/step record (tergantung keyboard yang digunakan).
Nah, cara biasa yang saya lakukan untuk mempermudah hal ini, biasanya saya akan membuat rata terlebih dahulu velocity yang saya record, dengan cara mematikan touch sensitivity tutsnya.
Kalau di Yamaha, tinggal matiin tombol TOUCH, kl di Technics & Korg, masuk ke menu dulu dan matiin touch sensitivitynya, kl di roland BK-5, masuk ke Menu->Tone part view->key touch
Kenapa touch sensitivitynya dimatikan??
saya melakukan ini untuk mempermudah mengingat saat melakukan pengeditan berikutnya. biasanya saya gunakan kelipatan 5 atau kelipatan 10 (ini tergantung kebiasaan masing-masing). dan dengan cara ini, relatif mempercepat pekerjaan saya dibanding melakukan pengeditan jika touch sensitivitynya dinyalakan.
Langkah pengeditan yang biasa saya lakukan ada beberapa cara (tergantung tipe keyboard dan tujuan stylenya) :
1. Melalui micro edit/event edit/step record. yaitu dengan cara konvensional, edit permasing-masing not.
2. Melalui user sound/drum kit./make up style
3. Melalui internal mixernya.
4. Melalui menu-menu khusus yang bisa mengatur velocity masing-masing atau beberapa not sekaligus.
