:bd yang kadang bikin saya bingung kadang malah penempatan feedback kang, takutnya salah posisi malah osilasi. walaupun pada umumnya bikin layout tidak langsung fix, pasti butuh prototype.
|
Cara Merancang Amplifier
|
|
22-03-2015, 12:54 PM
(22-03-2015, 12:41 PM)gantex Wrote: :bd yang kadang bikin saya bingung kadang malah penempatan feedback kang, takutnya salah posisi malah osilasi. walaupun pada umumnya bikin layout tidak langsung fix, pasti butuh prototype. titik feedback diambil dari pertemuan resistor emitor transistor final NPN dan PNP menuju ke output jika tidak memungkinkan, pas ditengah2 pertemuan ke dua resistor tadi pengambilan titik feedback yg tidak tepat mengakibatkan THD meningkat, ini sudah dibuktikan oleh Douglas Self pembuatan layout amplifier memang tidak mudah, profesor Cherry pernah meminta 50 engineer untuk membuat layout PCB amplifiernya, ke 50 engineer itu diberi arahan dulu sebelum membuat layout, hasilnya 10% di antaranya menghasilkan THD yang jauh lebih tinggi dari hasil simulasi dan sisanya memiliki THD yg mendekati hasil simulasi
22-03-2015, 01:02 PM
(22-03-2015, 12:54 PM)bimo_tok Wrote: titik feedback diambil dari pertemuan resistor emitor transistor final NPN dan PNP menuju ke output kalau menurut kang bimo, bagusan mana antara feedback dengan jalur melewati beberapa komponen ke output atau melalui jamper berupa kabel ? selain penempatan maupun jalur feedback, hal apalagi yg perlu diperhatikan agar terhindar dari peningkatan THD dan juga isolasi ?
22-03-2015, 01:17 PM
(22-03-2015, 01:02 PM)gantex Wrote: kalau menurut kang bimo, bagusan mana antara feedback dengan jalur melewati beberapa komponen ke output atau melalui jamper berupa kabel ? yg penting titik pengambilannya... pakai kabel atau jumper2 ngga masalah karena jalur feedbcak tersebut memiliki impedansi rendah, jadi sulit diinteferensi malah yg dia yg menginterferensi :-D kalau aku yg penting tidak melewati daerah sinyal input...
22-03-2015, 01:21 PM
hhi.. istilahnya ok kang, dia menginterferensi.. :-D
:bd , sip kang.. he..
22-03-2015, 02:48 PM
(22-03-2015, 10:33 AM)gantex Wrote: wew.. tuh power isi semua kang ? ,kok ada yg tidak terpasang knobnya.. ,speaker ,Audax kah ? :-D Iya, isi semua...plus cadangan Kang. Klo main 2bh sj kpakai. Yg gk pkai knop itu mosfet IRF240/9240, fix sudah mrnurut sy...gk perlu upgrade suara. Hee... Pling bwah Blaz*r St.250. Speak pkai AC* sj... Mo nya AKSA dnaikin dikit tegangannya, jd 32 -45 VAC 5A. Memaksimalkn trafo sj...:-)
22-03-2015, 03:50 PM
(22-03-2015, 02:48 PM)fiqiew Wrote: Mo nya AKSA dnaikin dikit tegangannya, jd 32 -45 VAC 5A. Memaksimalkn trafo sj...:-) AKSA dinaikin tegangannya jadinya Perkutut :-D Kalau sedikit naik lagi jadinya Big Berkutut :-D Itu versi amplifier sederhana. Yang lebih rumit lagi misalnya Blameless 270, Blameless 1200, Elang, dll, Tinggal dipilih....
22-03-2015, 03:52 PM
Ayo dipilih - dipilih, :-D
22-03-2015, 05:23 PM
Duh kang gantek.....?
Yang r feed back gain ganti 43k kaya ocl suaranya nggak karuan.
22-03-2015, 05:52 PM
Hha.. kan saya sudah bilang kang :-D
IPS 50% :-D |
|
« Next Oldest | Next Newest »
|
Users browsing this thread: 5 Guest(s)
