22-12-2010, 06:24 PM
bintang sound link=topic=3042.msg32873#msg32873 date=1292993235 Wrote:waduh mak lumayan juga harga RTA
PHONIC PAA3 - Audio Testers
The PAA3 is a highly accurate handheld audio analyzer that gives sound engineers a rich array of sound analysis tools.
PHONIC PAA6 - Audio Testers
The PAA6 is the latest and the greatest in a long line of popular handheld audio analyzers from Phonic.
Ya memang itulah hebatnya perkakas kerja ss, mahal2. Sebuah RTA bisa ditukar berapa power ampli Blazer? Tetapi untuk yg bermain dikelas Pro, RTA adalah wajib. Kalau belum bisa beli, coba bikin sendiri mencontoh skema yg ada dimajalah Elector, tapi tdk bisa dimasukkan kekantong.
Saya selalu mengamati segala sesuatu saat bekerja, hingga akhirnya menemukan bahwa salah satu penyebab feedback terbesar adalah karena tak ada satu pabrikpun didunia yg bisa membuat loudspeaker dengan tanggapan frekuensi yg datar (flat), begitu juga dengan microphone. Selain faktor pabrik juga dipengaruhi oleh faktor kelembaban, suhu, bentuk box dan pengaturan posisi speaker dan mic. Tanggapan yg terlalu ekstrim disuatu frekuensi akan menghasilkan sinyal yg terlalu kuat dan menimbulkan cacat suara, disitulah area rawan feedback. Pada daerah yg tanggapannya lemah akan mengakibatkan suara terasa tumpul difrekuensi itu.
Bila seting GEQ sudah tepat membuat flat secara keseluruhan bukan hanya feedback yang akan teratasi, tetapi kwalitas suara ss juga akan terasa lebih enak. Pada jarak 1 meter didepan loudpeaker telinga tidak sakit, tetapi pada jarak yg cukup jauh suara masih terasa kuat dan mantap. SS bisa dioperasikan maksimal sehingga memberikan kepuasan penonton. Cara umum untuk menguji apakah ss sudah benar seting GEQnya, ayunkan mic penyanyi didepan loudspeaker monitor pada jarak sekitar 20cm, apabila sudah tidak feedback, berarti seting GEQ sudah benar2 maksimal. Kita tidak terlalu khawatir lagi bila penyanyi bergerak mendekati salah satu speaker saat bergaya dipanggung atau turun dari panggung, asalkan semua speaker FOH, Sidefill monitor dan floor monitor dibantu GEQ sebelum power amplinya.
Jadi apa yg telah diungkapkan oleh bang_dewa sebenarnya sudah sangat lengkap berikut contoh kasus yg sangat sulit dipanggung sempit dgn bongo. Yang belum dijelaskan dimana kita harus memasukkan pink noise saat akan melakukan seting GEQ dan contoh2 kasus lainnya. Dimana saja kita harus menggunakan GEQ dan untuk apa? Karena contoh kasus sangat membantu menambah wawasan solfer yg lain, terikasih bang_dewa. Telah membuka kunci rahasia terpenting dalam pengoperasian ss.
Saya lampirkan contoh Freq Chart dari sebuah loudspeaker Haut-parleur Coaxial RCF CX15N351:
