04-03-2011, 12:56 AM
Sekedar menambahkan, jika memparalel transistor final khususnya 3055/2955 harus memperhatikan transistor driver.
Jika diperhatikan hfe 3055/2955, nilainya turun dengan meningkatnya arus dari kolektor ke emitor, artinya arus basis akan semakin besar.
Untuk mengimbangi diperlukan transistor driver yang sifat hfe-nya berkebalikan..hfe semakin besar dengan meningkatnya arus kolektor, seperti BD681/682
Trafo CT dipasaran umumnya di desain untuk bekerja bergantian, Perhitungan total daya bukanlah 2 x voltase x arus tetapi voltase x arus
contoh: Jika trafo CT 48V 15A dihitung dayanya adalah 720VA (48V x 15A), sehingga untuk diameter kawat gulungan primer dipilih yang sesuai untuk arus 3,3A (720VA/220V).
Jika dipakai untuk PA BTL yang memaksa gulungan sekunder bekerja berbarengan maka maksimal arus yang bisa disupply adalah 7,5A untuk setiap gulungan sekunder karena voltase total yang dipakai adalah 96V (daya tetap 720VA).
Kalau dipaksakan melewati 7,5A setiap gulungan sekunder, dengan anggapan bahwa core masih mampu maka kawat primer yang akan cepat panas karena melewati toleransi arus. Sedangkan jika kawat primer masih mampu tetapi core yang terlanjur jenuh maka core trafo yang akan cepat panas.
Jika diperhatikan hfe 3055/2955, nilainya turun dengan meningkatnya arus dari kolektor ke emitor, artinya arus basis akan semakin besar.
Untuk mengimbangi diperlukan transistor driver yang sifat hfe-nya berkebalikan..hfe semakin besar dengan meningkatnya arus kolektor, seperti BD681/682
Trafo CT dipasaran umumnya di desain untuk bekerja bergantian, Perhitungan total daya bukanlah 2 x voltase x arus tetapi voltase x arus
contoh: Jika trafo CT 48V 15A dihitung dayanya adalah 720VA (48V x 15A), sehingga untuk diameter kawat gulungan primer dipilih yang sesuai untuk arus 3,3A (720VA/220V).
Jika dipakai untuk PA BTL yang memaksa gulungan sekunder bekerja berbarengan maka maksimal arus yang bisa disupply adalah 7,5A untuk setiap gulungan sekunder karena voltase total yang dipakai adalah 96V (daya tetap 720VA).
Kalau dipaksakan melewati 7,5A setiap gulungan sekunder, dengan anggapan bahwa core masih mampu maka kawat primer yang akan cepat panas karena melewati toleransi arus. Sedangkan jika kawat primer masih mampu tetapi core yang terlanjur jenuh maka core trafo yang akan cepat panas.
