08-06-2012, 02:15 PM
(This post was last modified: 09-06-2012, 03:23 AM by tukangpatri.)
Sindrom karburator gila pada pengguna motor
Ini memodifikasi / mengganti / bahkan merombak total cara kerja karburator pada motor.
1. Karbu kotak (skep karbu kotak)
2. Karbu vacum (mengadopsi teknologi karbu pada mobil)
3. Karbu 2 tak untuk motor 4 tak
( Karburator misal: yamaha RX king/Special/Z untuk motor Smash / Vega / Supra )
4. Intake manifold dipasangi kipas >> untuk membantu engine vacum
(fungsi kipas untuk mendorong bensin ke ruang bakar)
5. Skrap jarum skep menjadi pendek ( Agar rpm engine tidak drop, akselerasi tidak dari NOL )
6. Karbu dibuat menoleh ke samping ( ini yang membuat aku geleng2 )
Logikanya begini : saat motor digeber diatas 100 km/jam, turbulensi di kanan kiri body motor luar biasa tapi kenapa karbu malah di tolehkan ke samping?? apa vacum di karbu bisa maksimal?? Vacum akan berlawanan dengan Turbulensi. kalau didepan Intake diberi pelindung masih mending, tapi biasanya TIDAK. dan hanya untuk gaya - gayaan saja. Motor lari dibawah 100 km/jam belum begitu terasa, Coba kalau sudah diatas 100 km/jam, rasakan bedanya karbu noleh ke samping. sungguh "Sindrome karbu gila"
Ini memodifikasi / mengganti / bahkan merombak total cara kerja karburator pada motor.
1. Karbu kotak (skep karbu kotak)
2. Karbu vacum (mengadopsi teknologi karbu pada mobil)
3. Karbu 2 tak untuk motor 4 tak
( Karburator misal: yamaha RX king/Special/Z untuk motor Smash / Vega / Supra )
4. Intake manifold dipasangi kipas >> untuk membantu engine vacum
(fungsi kipas untuk mendorong bensin ke ruang bakar)
5. Skrap jarum skep menjadi pendek ( Agar rpm engine tidak drop, akselerasi tidak dari NOL )
6. Karbu dibuat menoleh ke samping ( ini yang membuat aku geleng2 )
Logikanya begini : saat motor digeber diatas 100 km/jam, turbulensi di kanan kiri body motor luar biasa tapi kenapa karbu malah di tolehkan ke samping?? apa vacum di karbu bisa maksimal?? Vacum akan berlawanan dengan Turbulensi. kalau didepan Intake diberi pelindung masih mending, tapi biasanya TIDAK. dan hanya untuk gaya - gayaan saja. Motor lari dibawah 100 km/jam belum begitu terasa, Coba kalau sudah diatas 100 km/jam, rasakan bedanya karbu noleh ke samping. sungguh "Sindrome karbu gila"

) karena kalo dipaksa hadap ke depan mentok speatbor depan.
cuman performanya sudah sangat menurun gak seperti dulu lagi, tampilan juga sudah hampir standart, lampu dan sein terpasang, footstep standar.