27-12-2012, 01:08 PM
Setelah saya browsing2 dan membaca artikel di http://www.sap.or.id/CTSIM.html, saya mendapatkan Perbedaan Trafo CT dan Simetris. Berikut adalah ringkasannya.
Simetris dan Ct sesungguhnya adalah dua hal yang serupa tapi tidak sama. Ct dan Simetris secara prinsip adalah dua hal yang sama namun berbeda dalam hal kapasitas arus. Perbedaan antara Ct dan Simetris karena keduanya dibuat untuk aplikasi yang berbeda, namun seringkali diartikan menjadi sebuah arti yang sama padahal keduanya berbeda dalam hal kapasitas arus.
Aplikasi Ct
Pada aplikasi penyearah gelombang penuh dengan Ct dan output single ( bisa plus saja atau minus saja), maka setiap setengah bagian sekunder yang pertama dari Ct tsb hanya akan bekerja pada setengah perioda dari gelombang listrik, pada setengah periode berikut maka bagian sekunder pertama ini akan off, dan bagian sekunder kedua lainnya yang akan bekerja. Kemudian ketika memasuki perioda yang baru dari gelombang listrik yang disearahkan, maka bagian sekunder kedua akan off dan digantikan kembali oleh bagian sekunder yang pertama, begitulah seterusnya.
Karena kedua sekunder pada trafo dengan Ct masing-masing hanya bekerja dalam waktu setengah periode atau biasa juga dikatakan hanya bekerja pada 50% duty cycle, maka kemampuan arus kontinue dari masing2 setengah bagian sekunder hanya sebesar 50% dari nilai nominal yang tertera pada trafo.
Aplikasi Simetris
Trafo dengan gulungan sekunder Simetris, digunakan pada catu daya yang juga Simetris yaitu catu daya yang bisa menghasilkan dua tegangan yang sama namun berbeda polaritas atau biasa juga disebut catu daya Simetris, atau umumnya juga disebut dengan istilah sehari hari sebagai "catu daya plus minus"
Pada catu daya Simetris maka kedua bagian sekunder bekerja secara terus menerus dalam satu periode dan tidak pernah berada dalam keadaan off.
Sehingga kemampuan arus kontinue dari tiap bagian sekunder adalah sama dengan nilai yang tertera sebagai nilai nominal trafo.
Dan kalau trafo Simetris ini diperlakukan sebagai trafo Ct maka kapasitas/rating arus dari trafo ini saat bekerja sebagi trafo dengan Ct akan menjadi 2x lipat.
Sebaliknya kalau trafo dengan sekunder Ct diperlakukan sebagai trafo Simetris maka kapasitas atau rating arusnya hanya akan menjadi separuhnya saja.
Untuk para momod, admin, solfer dan lainnya yang lebih paham, monggo dikomentar.... sudilah kiranya memberikan sedikit pencerahannya dengan bahasa yg lebih mudah dipahami.... ^
^
Simetris dan Ct sesungguhnya adalah dua hal yang serupa tapi tidak sama. Ct dan Simetris secara prinsip adalah dua hal yang sama namun berbeda dalam hal kapasitas arus. Perbedaan antara Ct dan Simetris karena keduanya dibuat untuk aplikasi yang berbeda, namun seringkali diartikan menjadi sebuah arti yang sama padahal keduanya berbeda dalam hal kapasitas arus.
Aplikasi Ct
Pada aplikasi penyearah gelombang penuh dengan Ct dan output single ( bisa plus saja atau minus saja), maka setiap setengah bagian sekunder yang pertama dari Ct tsb hanya akan bekerja pada setengah perioda dari gelombang listrik, pada setengah periode berikut maka bagian sekunder pertama ini akan off, dan bagian sekunder kedua lainnya yang akan bekerja. Kemudian ketika memasuki perioda yang baru dari gelombang listrik yang disearahkan, maka bagian sekunder kedua akan off dan digantikan kembali oleh bagian sekunder yang pertama, begitulah seterusnya.
Karena kedua sekunder pada trafo dengan Ct masing-masing hanya bekerja dalam waktu setengah periode atau biasa juga dikatakan hanya bekerja pada 50% duty cycle, maka kemampuan arus kontinue dari masing2 setengah bagian sekunder hanya sebesar 50% dari nilai nominal yang tertera pada trafo.
Aplikasi Simetris
Trafo dengan gulungan sekunder Simetris, digunakan pada catu daya yang juga Simetris yaitu catu daya yang bisa menghasilkan dua tegangan yang sama namun berbeda polaritas atau biasa juga disebut catu daya Simetris, atau umumnya juga disebut dengan istilah sehari hari sebagai "catu daya plus minus"
Pada catu daya Simetris maka kedua bagian sekunder bekerja secara terus menerus dalam satu periode dan tidak pernah berada dalam keadaan off.
Sehingga kemampuan arus kontinue dari tiap bagian sekunder adalah sama dengan nilai yang tertera sebagai nilai nominal trafo.
Dan kalau trafo Simetris ini diperlakukan sebagai trafo Ct maka kapasitas/rating arus dari trafo ini saat bekerja sebagi trafo dengan Ct akan menjadi 2x lipat.
Sebaliknya kalau trafo dengan sekunder Ct diperlakukan sebagai trafo Simetris maka kapasitas atau rating arusnya hanya akan menjadi separuhnya saja.
Untuk para momod, admin, solfer dan lainnya yang lebih paham, monggo dikomentar.... sudilah kiranya memberikan sedikit pencerahannya dengan bahasa yg lebih mudah dipahami.... ^
^
