Kali ini saya akan membuat topik mengenai cara menentukan nilai grounding dari suatu system penataan listrik. Sebelumnya kita definisikan dahulu apa itu grounding ?, secara sederhana dapat didefinisikan sebagai suatu koneksi/sambungan elektrik yang sengaja dibuat antara suatu body berelektrik atau sistem (berelektrik) dan sebuah body logam didalam tanah/bumi.
"An electrical connection intentionally made between an electrical body or system and a metallic body in the earth, NBS Technical Paper 108; June, 1918"
Kemudian berapa nilai (ohm) koneksi sambungan ground yang baik ?, jawabnya tentu saja nilai yang semakin kecil/rendah akan semakin baik karena sambungan hambatan yang rendah dalam tanah/bumi untuk menguras/membuang keluar energi dan serta melindungi device/equipment.
Nilai ground memiliki nilai tertentu sesuai kebutuhan dan acuan "code" standar masing-masing seperti terlampir berikut ini :
Mengenai cara pengukuran dijelaskan sebagai berikut...
Banyak cara bisa dilakukan untuk mendapatkan nilai pengukuran tersebut seperti meger dsb, tetapi secara sederhana pengukuran dapat menggunakan tang amper (clamp test). Secara matematis kita ketahui bahwa :
V = i . r
dimana :
V adalah Volt, i adalah arus (amp) dan r adalah resistansi (ohm)
kemudian dapat kita lakukan pengambilan data ukur dua kali pada tempat yang sama, data pertama kita akan mendapatkan Voltase dari bodi elektrik vs. grounding dan data kedua kita akan mendapatkan Amper dari clamp test tersebut lalu nilainya dimasukan kedalam persamaan dibawah ini :
r = V / i
Contoh untuk pengambilan data dapat dilihat seperti gambar berikut ini :
Pada kasus multi ground dapat dilakukan pengukuran multiple pula seperti pada gambar berikut ini :
Untuk mendapatkan hasil bacaan yang lebih mendekati pada hasil yang sesuai maka digunakan konduktor yang lebih besar ukurannya jika terdapat beberapa opsi titik bacaan ground.
Nilai target grounding yang diharapkan adalah sebagai berikut :
Jika belum mendapatkan nilai tersebut sebaiknya perbaiki ground segera untuk mendapatkan hasil yang seoptimal mungkin. Tata cara tersebut diatas dengan asumsi tanpa ada bottle neck intalasi pengkabelan ground.
Untuk keadaan dimana listrik menggunakan multi phase tanpa adanya ground maka dapat terjadi hal yang tidak diinginkan, karena akan terjadi nilai ground yang tidak pada tempatnya (waktu), sebagaimana tergambarkan dibawah ini :
Selamat mencoba, semoga hari anda menyenangkan ;-)
"An electrical connection intentionally made between an electrical body or system and a metallic body in the earth, NBS Technical Paper 108; June, 1918"
Kemudian berapa nilai (ohm) koneksi sambungan ground yang baik ?, jawabnya tentu saja nilai yang semakin kecil/rendah akan semakin baik karena sambungan hambatan yang rendah dalam tanah/bumi untuk menguras/membuang keluar energi dan serta melindungi device/equipment.
Nilai ground memiliki nilai tertentu sesuai kebutuhan dan acuan "code" standar masing-masing seperti terlampir berikut ini :
Mengenai cara pengukuran dijelaskan sebagai berikut...
Banyak cara bisa dilakukan untuk mendapatkan nilai pengukuran tersebut seperti meger dsb, tetapi secara sederhana pengukuran dapat menggunakan tang amper (clamp test). Secara matematis kita ketahui bahwa :
V = i . r
dimana :
V adalah Volt, i adalah arus (amp) dan r adalah resistansi (ohm)
kemudian dapat kita lakukan pengambilan data ukur dua kali pada tempat yang sama, data pertama kita akan mendapatkan Voltase dari bodi elektrik vs. grounding dan data kedua kita akan mendapatkan Amper dari clamp test tersebut lalu nilainya dimasukan kedalam persamaan dibawah ini :
r = V / i
Contoh untuk pengambilan data dapat dilihat seperti gambar berikut ini :
Pada kasus multi ground dapat dilakukan pengukuran multiple pula seperti pada gambar berikut ini :
Untuk mendapatkan hasil bacaan yang lebih mendekati pada hasil yang sesuai maka digunakan konduktor yang lebih besar ukurannya jika terdapat beberapa opsi titik bacaan ground.
Nilai target grounding yang diharapkan adalah sebagai berikut :
Jika belum mendapatkan nilai tersebut sebaiknya perbaiki ground segera untuk mendapatkan hasil yang seoptimal mungkin. Tata cara tersebut diatas dengan asumsi tanpa ada bottle neck intalasi pengkabelan ground.
Untuk keadaan dimana listrik menggunakan multi phase tanpa adanya ground maka dapat terjadi hal yang tidak diinginkan, karena akan terjadi nilai ground yang tidak pada tempatnya (waktu), sebagaimana tergambarkan dibawah ini :
Selamat mencoba, semoga hari anda menyenangkan ;-)
