27-08-2010, 09:35 PM
bahasan asal: new Tyros3
pengingat pembuka topik :
![[Image: Yamaha-Tyros3-3.jpg]](http://bavasmusic.com.au/store/images/images_big/Yamaha-Tyros3-3.jpg)
tanggapan :
Lanjutss :o
pengingat pembuka topik :
arie_e50 Wrote:Seberapa hebat sih YAMAHA TYROS 3?
![[Image: Yamaha-Tyros3-3.jpg]](http://bavasmusic.com.au/store/images/images_big/Yamaha-Tyros3-3.jpg)
tanggapan :
IHUTM Wrote:Udah bener2 denger Tyros3?
Jangan anggap enteng bro, ini workstation arranger berbasis synth motif nya Yamaha.
Kaya'nya pameonya mas Indra : Uang nggak berbohong, berlaku juga utk tyros.
Kebetulan seminggu ini saya bantu2 teman dari Malaysia utk finishing recording lagu melayu dan mandailing (crossoevr genre, seperti world music), dan beliau membawa Tyros3 sebagai senjatanya. Studio menyediakan Alesis Harddisk recording dan Mixer 48 track soundcraft, KORG Triton, KORG W01, module KORG W03, ROLAND JV, KN7000 dan R8 drum machine Roland.
Beberapa bunyi kendang, gordang, alat percussi Melayu dan Mandailing direcord di studio, diumpankan lewat sampler , termasuk Accordeon melayu (vintage accordeon). Saya nggak tahu teknik samplenya karena dilibatkan sudah hampir selesai produksi, hanya di mixing dan 'art' musicnya saja.
Dari saat me-ramu musik (yg sudah dikonsep matang oleh arranger Malaysia tadi) dan mengisi filler string, gambus, mandolin, rebab dan accordeon, hanya menggunakan Tyros3 plus KORG Triton (String). Sampling semua lewat Tyros. Yg lain... nganggur.
Aktifitas mengisi fill dilakukan diruang monitor, karena beliau mngoperasikan sendiri semua peralatan (bawa asisten 1 orang hanya utk mengangkat dan 'menjaga' peralatan sampler dan Tyros serta microphonenya). Saya bersama seorang teman lain kebagian tugas untuk 'menjaga' bahwa ruh lagu yg dibuat masih Melayu dan Mandailing termasuk naik turunkan fader volume, kalau EQ diurus oleh dia.
Begitu saya mendengar bunyi Tyros (sorry, dilarang sentuh karena banyak custom sound/sampling yg repot kalau salah-salah pencet... yach, segitunya...pantas bawa pengawal), saya baru sadar bahwa workstation yg satu ini memang ber'tenaga' dan powerful ..... tinggalkan imajinasi anda tentang suara PSR yg (katanya) cempreng. Barang beginian, kalau ditangan orang yang tepat memang jadi senjata pamungkas. Sayatan violinnya (preset diedit) dan harmonium (accordeon)nya benar2 melayu banget.
Sayang sekali karena ini project sangat komersil dan high-privacy (dan dibayar juga layak), tidak diperbolehkan utk "mencuil" barang 5 detik sample rekaman yang dikerjakan. (Catat: Harddisk di studio disediakan sendiri oleh dia, dan dibawa pulang ke hotel setiap malam, besok paginya kalau mau session, diinstall lagi oleh dia). Rencananya hanya akan diterbitkan exclusive dan terbatas, hanya 2.000 copy DVD.
Hm, di Indonesia yg udah pakai siapa ya? Yovi n Nuno?
______________________________
Nggak ada gunanya di drive abis, sewajarnya saja.... emang cuman segitu
ruly Wrote:VW music wrote:
Sweet sopranosax bs di jumpai dari keyb yamaha yg 2 jt an sampai yg kelas tyros3 sekalipun dan karakter maupun "aneh" nya sama persis, ini memang menandakan bahwa engine keyb yamaha (termasuk merk2 lainnya) dari yg murah sampai mahal bisa dikatakan sama. Pada dasarnya pabrik hanya membuat engine satu lalu dari satu engine tsb dibuat lah bbrp varian, dari harga 2jt sampai 50jt an.
Semakin murah harganya maka disana sini semakin di cripple, semakin mahal harganya maka cripple annya semakin berkurang. Cripple an nya jg termasuk amplifikasi buit in plus speaker built in nya.
Dalam hal ini saya sependapat dengan P'Tjandra..Kebetulan saya pernah mencoba Yamaha MO 6 (versi ekonomis dari Yamaha Motif ES 6)..Memang benar sound sweet soprano dan beberapa sound yang sering saya temukan di PSR series masih terdapat di synthesizer tsb..Tetapi yang menarik disini adalah walaupun karakter sound nya sama persis tapi yang saya rasakan adalah sweet soprano MO6 terdengar lebih tebal dan berkilau dari yang biasa saya dengar dari PSR 2100 & S500 yg sering saya gunakan..Kebetulan saya bawa headphone sendiri..
Menurut pengalaman saya bukan hanya Yamaha saja yang melakukan "produksi daur ulang sound"..Roland & Korg yang pernah saya gunakan juga melakukan hal yang sama..Sebagai contoh : Sound acoustic piano Roland E-86 juga terdapat di Roland Fantom X6 (JD Piano)..Bahkan semua sound bank (kecuali drum & perkusi) dari Roland XP80 s/d XV 5080 juga terdapat di Fantom X6..
Saya tidak bermaksud men-jelek2an produk/merk tertentu..Tapi dengan pengalaman ini mudah2an kita bisa lebih bijaksana dalam membeli suatu produk..Memang benar setiap keyboard seri terbaru merupakan pengembangan dari seri2 sebelum nya..Tapi kita harus jeli & bijaksana apakah pengembangan fitur2 tsb kita butuhkan & sesuai dengan harga yang ditawarkan..
VW_Musik Wrote:@ Ruly
Seperti yg sdh bpk kutip dari tulisan saya
Quote:
.....Sweet sopranosax bs di jumpai dari keyb yamaha yg 2 jt an sampai yg kelas tyros3 sekalipun dan karakter maupun "aneh" nya sama persis, ini memang menandakan bahwa engine keyb yamaha (termasuk merk2 lainnya) dari yg murah sampai mahal bisa dikatakan sama.....
memang ini bukan monopoli si yamaha saja, tapi jg berlaku utk merk lainnya..... perhatikan tulisan yg saya tebalkan.
Seperti yg jg bpk rasakan, makanya saya jg bilang
Quote:
...Pada dasarnya pabrik hanya membuat engine satu lalu dari satu engine tsb dibuat lah bbrp varian, dari harga 2jt sampai 50jt an.
Semakin murah harganya maka disana sini semakin di cripple, semakin mahal harganya maka cripple annya semakin berkurang. Cripple an nya jg termasuk amplifikasi buit in plus speaker built in nya.....
semakin murah maka kita akan merasakan semakin kurang kualitas suaranya dan semakin mahal maka semakin baik kualitas suaranya tapi tetap karakter nya tdk berubah...
Bpk merasakan lbh tebal dan berkilau katanya tapi tetap karakter khan tdk berubah...
Note:
Ada satu merk yg sengaja menciptakan 2 engine yg berbeda, engine pertama utk kelas low end dan engine kedua utk kelas premium. Kalau kita bandingkan merk tsb antara keyb low end nya dgn keyb premium, karakternya rada2 beda. Maaf, merk tdk saya sebutkan.
Sedikit OOT, hal ini tdk hanya berlaku di dunia keyb saja tapi bs dibilang utk semua jenis consumer product lainnya.
Ambil contoh, silahkan dilihat di detik net ini. Si Intel membuat satu engine lalu dgn satu engine tsb mereka membuat bbrp varian dgn membedakan clock speednya, semakin murah harganya maka semakin lemot, semakin mahal harganya yah semakin cepat speednya.
Contoh lainnya, silahkan dilihat di websitenya microsoft. Si Ms membuat 1 engine yakni Win 7 lalau dibuatlah bbrp varian, semakin murah harganya maka fitur semakin minim, semakin mahal harganya yah fitur semakin lengkap.
Masih banyak contoh lain nya tapi rasanya cukup deh....
Pertanyaannya kenapa dibuat begitu??? Urusannya adalah bisnis (baca=market).
Misal si yamaha hanya membuat 1 tipe keyb dgn harga 2jt lalu bagaimana dgn user yg punya duit banyak, masak dia ngak bs beli keyb yamaha bagus yg lbh wah yg lbh canggih? Sebalikknya si yamaha hanya membuat 1 model keyb dgn harga 50jt lalu bagaimana dgn user yg punya duit pas2an tapi mati2an maunya tetap merk yamaha, berarti dia tdk bs menikmati keyb yamaha nya dong...
Sedikit OOT lagi.
Di toko sering ada user yg datang dan maaf... dgn sok tahunya (sekali lagi maaf....) bilang cari keyb yamaha terbaru karena dia dpt info dari pakar diluar sana......lalu selidik punya selidik, si pakar diluar tsb merefer ke psr s910, apa cuma psr s910 yg terbaru sedang tipe s710, s550, e413 dllnya tdk terbaru?
Nah hal2 inilah yg ingin saya coba luruskan dgn tulisan2 saya. Maaf tdk bermaksud menggurui pakar diluar sana lho......
Lanjutss :o
