![]() |
|
Teknik solder "Celup" untuk produksi - Printable Version +- Solfegio Forum (https://solfegio.com) +-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4) +--- Forum: Skema & Layout PCB (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=60) +--- Thread: Teknik solder "Celup" untuk produksi (/showthread.php?tid=4463) Pages:
1
2
|
- handrich - 21-02-2011 Tulisan ini ditujukan bagi yg ingin produksi kit dalam jumlah besar sehingga irit waktu dan biaya namun dengan kualitas terjaga seperti yang telah saya lakukan. Berikut sedikit pengalaman saya: Mengapa menggunakan 'mesin celup' dan bukan solder manual yg biasa dilakukan solfer ? jawabannya : kecepatan, kebersihan, irit biaya dan hasil solderan yg relatif sama. Kalau solder manual pemakaian timah lebih banyak dan hasil solderan tergantung kemampuan masing2 individu Berikut link : contoh mesin celup yg versi otomatis yg biasa dipakai di pabrik2 BCN-350SMT Series Lead-free Soldering Machine products, buy BCN-350SMT Series Lead-free Soldering Machine products from alibaba.com Jelas hasil 'solderannya' pasti bagus, sistem konveyor(rail berjalan), teknik celup basah, cuma ada 'kekurannganya' kl untuk produksi kelas rumah tangga : 1. Total power konsumsi 25KW (25000 watt) setara dengan listrik 55 rumah dg daya 450w (1 rt hehehe) 2. isi bak timah 400kg ( bila 1 kg timah rp.160.000 maka 1 bak = Rp.64 juta) Wah lupakan kl untuk skala rumah tangga :D Teknik 'celup basah' Biasa digunakan spt mesin celup otomatis, yaitu pcb yg sudah dipasang komponen (dg auto insert dg mesin tentunya) kemudian di taruh di conveyor/rail berjalan (bagian yg akan di solder menghadap bawah), pcb disemprot dg cairan semacam flux ( spt siongka cair tp lebih encer + tambahan bahan2 kimia yg lain) kemudian sebelum cairan kering... pcb dicelup dengan kemiringan 4-7 derajat. perlu di ketahui timah cairnya bergerak spt bergelombang sehingga hasil solderannya merata. teknik 'celup kering' Pcb dioles/disemprot dg flux setelah kering di celup kedalam bak pemanas timah. Bila dioles pcb dimiringkan agar flux tidak tembus kepermukan pcb yg ada komponennya agar tidak ada bercak-bercak. Kalau flux belum kering kemudian pcb dicelup maka flux yg ada akan mencair dan mengalir lewat lubang bor dan merambat lewat kaki komponen sehingga meninggalkan bercak + permukaan timah panas terkotori oleh flux yang akan menempel ke pcb berikutnya. Hasil dari teknik solder celup tidak perlu 'dicuci' lagi karena flux yg kena timah panas, kemudian melapisi pcb dan hasilnya pcb lebih mengkilap, bersih dan tidak ada bekas siongka spt waktu nyolder manual (sisa flux yg menempel kl tidak dibersihkan akan berubah jadi hitam2). berikut contoh hasil solder celup manual dan 'mesin celup' ![]() Bak pemanas timah dengan pengatur suhu dg sakar bimetal, suhu untuk celup 250 -260 derajat celcius, suhu diatur agar dipermukan sekitar 250 derajat ..titik cair timah yg ideal untuk teknik celup. Bila kurang panas hasil celupan timahnya akan menggumpal, bila terlalu panas pcb akan menggelembung atau timah cepat jenuh (keluar kotoran hitam2 spt arang) jadi boros timah. Flux /siongka diencerkan dg solven/pengencer yg tidak mengandung air, karena bila mengandung air hasil celupan akan kusam dan bercak-bercak. Untuk teknik solder celup Pcb harus yg sudah dilapisi solder resist (cat tahan panas biasanya warna hijau transparan) agar area yg tidak seharusnya kena timah ...tidak terkena timah. - icm - 21-02-2011 ^:)^ nice info.. - bintang sound - 21-02-2011 ;)) inget waktu kerja di telesonic tangerang - iwn - 21-02-2011 jadi inget waktu traineng di sinar baja elektronik dulu :-bd :-bd :-bd - mei_a_hwa - 21-02-2011 jadi inget kerja d jakarta....jadi teknisi internet di isatnet... :)) :)) :)) :)) ga nyambung ya.... :)) :)) :)) :)) DODOL tenanan.... cara yang lebih mudah dengan daya 450KW ada ga??? - handrich - 21-02-2011 mei_a_hwa link=topic=4881.msg53671#msg53671 date=1298288293 Wrote:jadi inget kerja d jakarta....jadi teknisi internet di isatnet... :)) :)) :)) :)) 450w maksudnya ? :-P Bisa aja...cuma kalau elemen 450w buat pemanas nggak ada yg panjang sehingga nggak bisa dibentuk untuk mengisi ukuran bak celup yg luas. Hanya bisa ukuran kecil sekitar 10cm x 10 cm. Kalau nggak pakai elemen pemanas bisa juga dg kompor namun kita harus menjaga suhu timah dipermukaan sekitar 250 derajat celcius. :) - hwkelik - 21-02-2011 mei_a_hwa link=topic=4881.msg53671#msg53671 date=1298288293 Wrote:jadi inget kerja d jakarta....jadi teknisi internet di isatnet... :)) :)) :)) :)) hah....???? 450 KW....????? itu mah listrik sekotaku yang kecil mungil ini habis buat nyolder.....!!! - Na2nK - 01-03-2011 dimasak pake kompor gas panasnya bs tercapai 250 derajat celcius ga ya kira2? lebih irit sptnya utk skala kecil. - handrich - 01-03-2011 Na2nK link=topic=4881.msg57670#msg57670 date=1298980584 Wrote:dimasak pake kompor gas panasnya bs tercapai 250 derajat celcius ga ya kira2? lebih irit sptnya utk skala kecil. pernah lihat ada yg pakai kompor gas spt yg biasa dipakai tukang nasi goreng, tapi kalau yg pakai gas elpiji belum tau mestinya bisa asal penampang baknya nggak terlalu luas. - yoyoi_83 - 14-03-2011 ternyata begitu ya caranya... :-bd :-bd |