16-09-2011, 10:53 AM
Kapan harus mem-bridging (BTL) power amplifier (PA)?
Tujuan utama membridging PA adalah untuk mendapatkan voltase yang mencukupi untuk driver yang berdaya besar (umumnya subwoofer).
Speaker ACR ukuran 18” rata-rata memiliki maksimum power 1000 watt, artinya membutuhkan voltase 89 volt untuk bisa menghasilkan SPL maksimum.
Speaker Peavey ukuran 18” rata-rata memiliki maksimum power 1600 watt, artinya membutuhkan voltase 113 volt untuk bisa menghasilkan SPL maksimum.
Speaker RCF ukuran 18” rata-rata memiliki maksimum power 2000 watt, artinya membutuhkan voltase 126 volt untuk bisa menghasilkan SPL maksimum.
Untuk speaker ACR ukuran 18” masih memungkinkan untuk di tenagai oleh PA Blazer dengan supply +/- 56 VAC (80 VDC). Tetapi speaker Peavey atau RCF sudah harus didorong oleh Apex H900 atau bridging (BTL) Blazer dengan supply voltage masing-masing diturunkan jadi +/- 48 VAC (68 VDC) untuk menghindarkan kerusakan speaker.
Dengan Apex H900 masih memungkinkan memparalel 2 speaker tapi bridging Blazer direkomendasikan hanya memasang satu speaker karena dengan memparalel artinya load di 2 ohm sehingga distorsi akan semakin besar dan damping factor menurun.
* Disini tidak membahas mana yang lebih baik antara Apex dan Blazer karena masing-masing punya karakter dan kalau mau menanyakan silahkan ke Mod Gwendy (Apex H900) atau Mod Indra (Blazer). Tujuan tulisan ini adalah agar solfer tidak salah kaprah untuk membridging (BTL) PA dan apa saja yang harus diperhatikan untuk memilih mem-bridging atau memilih PA dengan supply voltase lebih besar.
Tujuan utama membridging PA adalah untuk mendapatkan voltase yang mencukupi untuk driver yang berdaya besar (umumnya subwoofer).
Speaker ACR ukuran 18” rata-rata memiliki maksimum power 1000 watt, artinya membutuhkan voltase 89 volt untuk bisa menghasilkan SPL maksimum.
Speaker Peavey ukuran 18” rata-rata memiliki maksimum power 1600 watt, artinya membutuhkan voltase 113 volt untuk bisa menghasilkan SPL maksimum.
Speaker RCF ukuran 18” rata-rata memiliki maksimum power 2000 watt, artinya membutuhkan voltase 126 volt untuk bisa menghasilkan SPL maksimum.
Untuk speaker ACR ukuran 18” masih memungkinkan untuk di tenagai oleh PA Blazer dengan supply +/- 56 VAC (80 VDC). Tetapi speaker Peavey atau RCF sudah harus didorong oleh Apex H900 atau bridging (BTL) Blazer dengan supply voltage masing-masing diturunkan jadi +/- 48 VAC (68 VDC) untuk menghindarkan kerusakan speaker.
Dengan Apex H900 masih memungkinkan memparalel 2 speaker tapi bridging Blazer direkomendasikan hanya memasang satu speaker karena dengan memparalel artinya load di 2 ohm sehingga distorsi akan semakin besar dan damping factor menurun.
* Disini tidak membahas mana yang lebih baik antara Apex dan Blazer karena masing-masing punya karakter dan kalau mau menanyakan silahkan ke Mod Gwendy (Apex H900) atau Mod Indra (Blazer). Tujuan tulisan ini adalah agar solfer tidak salah kaprah untuk membridging (BTL) PA dan apa saja yang harus diperhatikan untuk memilih mem-bridging atau memilih PA dengan supply voltase lebih besar.
