10-07-2013, 10:10 AM
(07-07-2013, 12:48 PM)Sonata Wrote: Tapi menurut sy, justru lebih mudah dan leluasa sy bikin style di Korg dibanding Yamaha, Even edit/Micro editnya simple, Bisa bikin beberapa bar, sampai 120 bar dgn memanfaatkan irama 16/4. tiap fill dan intro di ada Cord Variation (CV1,CV2-CV6). Drum satu track, juga bisa beberapa track(lebih dari 2), ada import from SMF, ada pengaturan Expression, copy sound to all, pengaturan velocity secara total per track, pengaturan Drum per Kelompoknya (kick, snare,symbal, percussion,dll, tapi ada juga kekurangannya, spt sy jelaskan di http://solfegio.com/forum/showthread.php?tid=13190,
cuma yang ribet di KORG adalah, pembuatan USERDK, sesuai selera, harus jeli mainkan frekwensi dari tiap komponen drum, biasanya pada saat ditest dirumah, pakai ampli kecil, wah, pada saat dipasang di SS, koq ada yang over, hi hat terlalu pecah, kick terlalu over, dll.
dan satu lagi masalah besar dikorg, biasanya pada kyboard yang sama type (misa500 dan PA500), style yang sama (masing2 memakai USERDK/bukan Drum bawaan), tapi USERDK beda, wah jadi gila tuh stylenya, apalagi koplo, gak kebayang suara yang keluar,
thanks, semoga membantu.
sangat2 membantu dan makasih banyak infonya mas @sonata

a500 dan PA500), style yang sama (masing2 memakai USERDK/bukan Drum bawaan), tapi USERDK beda, wah jadi gila tuh stylenya, apalagi koplo, gak kebayang suara yang keluar,