20-04-2014, 05:16 PM
(19-04-2014, 07:32 AM)bimo_tok Wrote: Bukan sebagai filter tapi sebagai beban / load.
Pada frekuensi yang sangat tinggi impedansi capacitor mendekati nol. Jadi beban amplifier pada frekuensi tinggi hampir sama dengan resistor pada rangkaian zobel tersebut. Pada frekuensi audio impedansi rangkaian zobel cukup tinggi sehingga tidak mempengaruhi sinyal audio tersebut.
Rangkaian zobel ini untuk mengatasi osilasi Output Stage (OPS) terutama karena induktansi dari kabel speaker. Untuk OPS jenis emitter follower lebih stabil terhadap beban induktif daripada complementary feedback pair (cfp). Umumnya R pada zobel nilainya dipilih yang paling mendekati nilai resistansi speaker. Misalnya speaker 8 Ohm memakai R 8,2 Ohm atau 10 Ohm. Speaker 4 Ohm memakai R 4,7 Ohm. Namun ini hanya pendekatan praktis saja, karena induktansi kabel speaker tidak diketahui.
Nilai R=10 dan C = 100n adalah nilai praktis jadi sebaiknya dipakai nilai ini saja.
Sedangkan untuk mengatasi osilasi karena beban kapasitif digunakan induktor. Nilai induktor juga tidak kritis karena tidak diketahui beban kapasitif berapa besar. Namun banyak designer yang menginginkan amplifiernya stabil dengan beban 2uF yang diparalel dengan speaker, karena umumnya kapasitansi kabel speaker kurang dari 2uF.
Seperti yg kang bimo katakan tadi, R dipakai mendekati beban speaker ya kang, nah kalo semisal untuk C nya gimana kang apa misal R pake 4,7 C bisa sembarang atau sama halnya dengan R tadi yaitu mendekati kapasitansi dari loud speaker?
Wah.. Emang sulit ya kang kalo nilainya variabel gitu apa ada standardnya kang zobel ini termasuk RC dan L nya. Melihat dari kondisi baik buruknya kabel dan speKer.
