(09-06-2014, 04:58 PM)Amy_Nur Wrote: dalam amplifier untuk high voltase dengan tr final berderet apa perlu di pertimbangkan untuk THD nya
Maksudnya transistor finalnya diseri? Kelas H?
Sebisa mungkin semua amplifier dibuat dengan THD sekecil mungkin dengan slew rate yang memadai.
Untuk kelas H, simulasikan dengan tegangan rendah pada transistor finalnya, lalu usahakan THD nya sekecil mungkin. Jika terjadi perpindahan ke tegangan tinggi akan selalu menambah THD, tapi itu tidak masalah karena memang kelas H seperti itu, mengorbankan THD demi efisiensi.
Di diyaudio.com ada beberapa orang yang berhasil mengimplentasikan hasil simulasi ke rangkaian sebenarnya dengan perfomance sangat mendekati hasil simulasi. Ini disebabkan perancangan PCB, tata letak komponen, dan pemilihan tipe komponen yang baik. Hasil simulasi hanya menentukan kira2 1/3 performance secara keselurahan. Sisanya skill perancangan PCB dan pengetahuan berbagai jenis komponen. Makanya jadi engineer itu ngga gampang.
Perancangan PCB ngga hanya asal nyambung saja, harus diperhitungkan arus besar dan kecil (berpengaruh pada luas jalur), interferensi antar sinyal besar dan kecil, teknik grounding, manajemen suhu agar titik operasi dan kestabilan tidak terpengaruh suhu, dan sebagainya.
Umumnya prototyping pada pabrik tidak sekali jadi karena banyaknya variable yang harus dikontrol untuk mendapatkan performance yang diinginkan.
(09-06-2014, 04:16 PM)imronhabibi Wrote: berarti tr final yg grafiknya datar/hampir datar tak perlu jumlah yg banyak agar THD kecil mas bimo?
Yoi. Untuk grafik yang datar cukup diperhatikan SOA (Safe Operating Area) nya saja.
