30-08-2010, 10:42 AM
indra_co_maniz Wrote:hartono Wrote:Mohon Sharing temen-temen forum
Speaker Fullrange dengan x over pasif, perlu gak sih atau mungkin salah gak kalo kita menggunakan lagi x over aktif..???
tidak perlu
*fullrange = (hampir mencakup) seluruh frekuensi
jhonycharl Wrote:wah pertanyaan ini sudah ada di blog saya heheheeee
dan sudah saya jawab kan mas hartono :D
hartono Wrote:jhonycharl Wrote:wah pertanyaan ini sudah ada di blog saya heheheeee
dan sudah saya jawab kan mas hartono :D
iya mas jhon saya sudah baca di blog mas jhon, cuma biar ngerramein aja forumnya mas antoni, kan kalo dibahas terus jadi rame ya gak.... :D
indra_co_maniz Wrote:sekarang saya rubah pertanyaanya, cross over pasif itu yg bagus seperti apa dan cross over aktif itu yang bagus seperti apa (boleh rakitan, built up, boleh juga costum) ? (jawab berdasarkan pengalaman yang jujur ya) :D
hartono Wrote:Wah mas indra, apa bedanya rakitan ama costum???
kalo aku sih karena buta electro, aku lebih milih x over pasif built up kaya eminence, mungkin komponen yang digunakan kali ya.
kalo yang aktif sekarang aku lagi pake yang behringer cx2310, soalnya murah meriah euy.
jhonycharl Wrote:kalau bicara built up
untuk pasif masih menghandalkan RCF ,audio seven
untuk aktif masih mengandalkan peavey ,behringer
indra_co_maniz Wrote:hartono Wrote:Wah mas indra, apa bedanya rakitan ama costum???
kalo aku sih karena buta electro, aku lebih milih x over pasif built up kaya eminence, mungkin komponen yang digunakan kali ya.
kalo yang aktif sekarang aku lagi pake yang behringer cx2310, soalnya murah meriah euy.
kalau rakitan, disusun satu persatu perkomponen.. > disusun ke modul > (modul +speaker)
kalau costum, disusun dari modul 1/2 jadi > (modul + speaker )
Xover pasif punya kelemahan limitasi daya maksimum..
Xover aktif punya kelemahan sistem amplop signal yang lambat dan ada resiko salah pengaturan band.
indra_co_maniz Wrote:jhonycharl Wrote:kalau bicara built up
untuk pasif masih menghandalkan RCF ,audio seven
untuk aktif masih mengandalkan peavey ,behringer
pasif saya dukung RCF.
aktif saya dukung apa yah ?, dBx aja deh :(
hartono Wrote:Mas indra, DLMS kan terdapat x over aktif juga kan ya??? (soalnya belum pernah coba jadi gak tau) rental sound system besar sekarang banyak pake DLMS yang saya mau tanya, biasanya rental besar yang menggunakan speaker line array yang didalamnya sudah ada x over pasif, itu gimana mas ???
soalnya didaerah temat tinggal saya pernah liat rental sound system yang pake speaker fullrange pake x over aktif lagi, nah jadi bingung saya mas???
indra_co_maniz Wrote:Q1 :
rental sound system besar sekarang banyak pake DLMS saya mau tanya, biasanya rental besar yang menggunakan speaker line
array yang didalamnya sudah ada x over pasif, itu gimana mas ???
Q2 :
soalnya didaerah temat tinggal saya pernah liat rental sound system
yang pake speaker fullrange pake x over aktif lagi, nah jadi bingung
saya mas???
A1 :
pada line array, yang benar-benar di atur adalah : Dispersion control
(dia punya controller khusus pada line array (tidak diXover sembarangan,bahkan produk merk SPL, memberikan bonus software dispersi angel si
speaker) (sumber : David klein)
A2 :
Xover, hanya diambil sinyal sub saja kalau sudah ada speaker full rangenya. :alien:
hartono Wrote:indra_co_maniz Wrote:Q1 :
rental sound system besar sekarang banyak pake DLMS saya mau tanya, biasanya rental besar yang menggunakan speaker line
array yang didalamnya sudah ada x over pasif, itu gimana mas ???
Q2 :
soalnya didaerah temat tinggal saya pernah liat rental sound system
yang pake speaker fullrange pake x over aktif lagi, nah jadi bingung
saya mas???
A1 :
pada line array, yang benar-benar di atur adalah : Dispersion control
(dia punya controller khusus pada line array (tidak diXover sembarangan,bahkan produk merk SPL, memberikan bonus software dispersi angel si
speaker) (sumber : David klein)
A2 :
Xover, hanya diambil sinyal sub saja kalau sudah ada speaker full rangenya. :alien:
jadi yang diambil cuma output subwoofernya aja. output high, mid, gak dipake! oke deh mash indra terima kasih atas ilmunya, waaah saya jadi tambah ilmu nih... :D:D:D:D
jhonycharl Wrote:saya sangat sependapat dengan mas Indra ,kalau boleh carilah crossover aktif yang mempunyai channel sub woofer ,seperti yang saya punya skrng mak nyusss
ihutm Wrote:Sy gak pake Xover aktif karena dr Mixer sdh ada sub outnya. Main speaker sy (all Peavey SP2G), sy pakai formasi fullrange saja. Memang di barisan sub sy jaga pakai equalizer (L config).
Karena system sy sangat sederhana, cuma dua tumpuk kiri kanan (setiap tumpuk 3 sub dan 6 FR) , sy belum merasa perlu DLMS (atau sy salah ya?).
Mixer Mackie kayanya membagi band antara sub dgn fullrangenya cukup baik. Sy masih puas (belum pernah dikomplain hahaha...) dgn format yg sekarang ini.
indra_co_maniz Wrote:iya, DLMS juga menurut saya ga penting-penting amat untuk sound sistem sekarang ini. :D (resiko kalau rusak satu maka akan rusak seluruhnya) 25 jeti men, duid dari mana itu kalau rusak... :P
jhonycharl Wrote:trus kenapa ya pabrikan berani ambil resiko untuk itu ,padahal kalau mas indra bilang kegunaannya gak penting2 amat
indra_co_maniz Wrote:jhonycharl Wrote:trus kenapa ya pabrikan berani ambil resiko untuk itu ,padahal kalau mas indra bilang kegunaannya gak penting2 amat
alasannya karena pabrikan ingin mengembangkan suatu produk yang mudah simple, ngga boros tempat dan mudah penyimpanannya.
sebuah DLMS itu isinya kira-kira :coba, kalau beli satu-satu harganya jadi berapa ?, dan kalau rusak satu rusak semua, jadi rugi berapa ? :shock: pertimbangkan lagi kalau ingin membeli DLMS (saran saya)
- EQ
- Feedback Destroyer
- Xover
- Limiter
- Compressor
- Pink Noise
- RTA
- memory settingan
ihutm Wrote:indra_co_maniz Wrote:jhonycharl Wrote:trus kenapa ya pabrikan berani ambil resiko untuk itu ,padahal kalau mas indra bilang kegunaannya gak penting2 amat
alasannya karena pabrikan ingin mengembangkan suatu produk yang mudah simple, ngga boros tempat dan mudah penyimpanannya.
sebuah DLMS itu isinya kira-kira :coba, kalau beli satu-satu harganya jadi berapa ?, dan kalau rusak satu rusak semua, jadi rugi berapa ? :shock: pertimbangkan lagi kalau ingin membeli DLMS (saran saya)
- EQ
- Feedback Destroyer
- Xover
- Limiter
- Compressor
- Pink Noise
- RTA
- memory settingan
SETUJU..... (sekalian latihan persiapan ke senayan nih)
indra_co_maniz Wrote:kalau saya SETUJA aja deh, hee... :P
btw mr. ihut kesenayan ngapain yah kalau boleh tahu ? :arrow:
hartono Wrote:wew mr. ihut dapet job gede nih kayaknya ajak-ajak bang, biar bisa belajar sama abang lah??? :D
indra_co_maniz Wrote:lah mr. ihutnya mana ? :D
hartono Wrote:mr. ihuuuuttttt kemana kau bang???
ihutm Wrote:Latihan ke senayan maksudnya.... mana tahu jdi anggota legislatif bilang "SETUJU"nya udah nggak gugup.
Khan gak lucu kalau gagap seperti penjual oran di sub humor, membahas undang-undang....wkwkwkwwk
hartono Wrote:oalah bung ihut ni cuma guyon toh :D:D dikira emang dapet job di senayan :D:D:D
handyzolanda Wrote:Oh iya saya mau tanya nih. kalau ada speaker JBL 10" , 15" dan 18" built up yang kebetulan sudah ada crossover pasif di dalamnya ( dan kebetulan juga tidak ada bi - ampnya ) kemudian untuk membagi sinyal ke speaker tersebut dengan memakai DLMS. apakah yang harus dilakukan? apakah saya harus mencopot crossover pasifnya ? Tolong bantuannya ya? saya lagi binggung nih. Thanks sebelumnya. :confused: :ampun:
Maaf lama gak aktif
