03-09-2013, 02:00 AM
nyimak aja dulu hehe
|
Collector vs Emitor Output
|
|
03-09-2013, 02:00 AM
nyimak aja dulu hehe
03-09-2013, 07:44 AM
Ikut belajar kang .......
03-09-2013, 09:29 AM
ditunggu kelanjutannya......
(30-08-2013, 08:47 AM)Savero Wrote: menurut aku pribadi untuk music dandut enak yang out colector karena suaranya lownya @savero : mas katanya kalau output colector itu sering njebolkan speaker ya mas???
17-10-2013, 03:15 PM
gak kang selama ini aman2 saja
17-10-2013, 03:18 PM
kalo pendapat mas @pespakoe akurat, maka PA blazer gak di desain out collector donk sama BGR, tapi blazer BGR out collector semua (yg saya tau sih)
17-10-2013, 03:37 PM
(17-10-2013, 02:42 PM)pespakoe Wrote: @savero : mas katanya kalau output colector itu sering njebolkan speaker ya mas??? Kalau TR finalnya short, mau out colector atau emitor, speaker tetep jebol. Harus tahu dulu penyebab speaker jebol. Didiet
17-10-2013, 09:21 PM
setuju mas didiet memang kita harus jeli dan teliti............
17-10-2013, 10:06 PM
Kurasa jebol krn sering clip..
17-10-2013, 11:38 PM
Kelebihan dan kekurangan CFP (Complementary Feedback Pair) atau keluaran colector menurut Bob Cordell. Saya ringkaskan:
1. Bias dan kestabilan terhadap suhu lebih baik daripada Emitor follower (EF). 2. Lebih linier daripada EF. 3. Kestabilan pada frekuensi tinggi lebih buruk daripada EF sehingga sering kali perlu dikompensasi dengan capacitor. 4. Kurang cepat untuk berpindah dari kondisi hidup ke kondisi mati. 5. Miller efek (penurunan penguatan pada frekuensi tinggi) karena capacitance basis collector, ini menyebabkan distorsi frekuensi tinggi lebih besar. Untuk lebih jelasnya baca sendiri bukunya. Masing-masing disain punya kelebihan dan kekurangannya. Umumnya perbedaan distorsinya tidak signifikan apalagi dengan adanya umpan balik negatif secara keseluruhan. |
|
« Next Oldest | Next Newest »
|